Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Miliki Nilai Strategis Pada Sektor Bahari, Laboratorum INAP di Jembrana Diapresiasi Pusat

Bali Tribune / MENINJAU - Kasal Laksamana Yudo Margono dan Menparekraf RI Sandiaga Uno dan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba saat meninjau laboratorium INAP di Banjar Pebuahan Rabu (23/2)
balitribune.co.id | NegaraKeberadaan Laboratorium Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) di Kabupaten Jembrana mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Bahkan Laboratorium INAP ini kedepannya didorong tidak hanya fokus pada budidaya, namun berkembang ke sektor pariwisata hingga kesehatan dan pendidikan.
 
Laboratorium INAP yang di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara merupakan sebuah program kolaborasi antara TNI AL, Pemerintah Daerah, ahli dan pihak swasta dalam pengembangan budidaya laut. Laksamana Yudo Margono saat meninjau Laboratorium INAP, Rabu (23/2) menyatakan Laboratorium INAP menjadi salah satu upaya dalam penguatan sektor bahari. Ia menyatakan Laboratorium INAP memiliki nilai yang sangat strategis.
 
“Saya sangat mengapresiasi sekali keberadaan Laboratorium INAP di Kabupaten Jembrana. Ini menjadi salah satu bentuk komitmen TNI AL yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan program Kampung Bahari Nusantara. Kedepan kita mendorong tidak hanya fokus pada budidaya saja, berhubung Pak Menteri Parekraf Sandiaga Uno hadir di Jembrana dari sisi pariwisata pun juga bisa dikembangkan, termasuk sisi kesehatan dan pendidikan,” ujurnya.
 
“Jadi momentum ini menjadi langkah awal menuju 1000 INAP yang nantinya dikembangkan diseluruh Indonesia,” imbuh jendral bintang empat Alumnus Akademi Angkatan Laut angkatan ke-XXXIII/tahun 1988 ini.
 
Sejalan dengan yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut tersebut, Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno yang hadir ke Jembrana juga mengapresiasi keberadaan Laboratorium INAP di Kabupaten Jembrana.
 
Menurutnya upaya yang saat ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana berkolaborasi dengan jajaran TNI AL dan swasta adalah sesuatu yang tepat sekali, yaitu ekonomi yang bernilai tambah didukung dengan teknologi. “1000 langkah ini, diawali langkah pertama dan Jembrana merupakan langkah pertama dari 1000 langkah kedepan tersebut. Harapannya ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kita kedepan,” paparnya di sela-sela peninjauan.
 
Dikatakannya selain dari sisi budidaya, Laboratorium INAP ini juga didukung dengan pariwisata, dan sisi edukasi. “Semoga selanjutnya 1000 INAP ini segara bisa diwujudkan diseluruh Indonesia, dan kami dari Kemenparekraf siap berkolaborasi untuk bersama-sama menyukseskan program ini,” tandasnya.
 
Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi kehadiran Kasal Laksamana Yudo Margono dan Menparekraf RI Sandiaga Uno.
 
“Keberadaan fasilitas pengembangan budidaya laut dengan sentuhan teknologi, khususnya budidaya udang vaname  ini memiliki tingkat penjualan lebih tinggi. Dari masa panennya udang vaname tidak membutuhkan waktu lama, hanya 60 hari setelah pembibitan. Yang terpenting keberadaan fasilitas ini mampu menciptakan lapangan pekerjaaan. Semoga fasilitas ini bisa menjadi percontohan pengembangan laboratorium INAP di tempat lainnya, ” tandasnya.
 
wartawan
RED
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.