Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Minat Pasar Jadi Acuan, Tiap Brand Handphone Bersaing dalam Spesifikasi Produk

Bali Tribune/ Launching Vivo Strore Teuku Umar
balitribune.co.id | Denpasar - Setiap brand handphone dipastikan bakal bersaing dalam spesifikasi produk. Hal ini terkait minat pasar/konsumen yang menjadi acuan dalam menentukan pilihan terbaik mereka.
 
Kecenderungan itu disampaikan Ni Putu Heny Afriliantini, Assistant Manager Vivo Bali usai launching Vivo Store di Teuku Umar, Denpasar, kemarin.
 
Dikatakan Heny, sebuah persyaratan mutlak bagi operator Hp untuk memenuhi spesifikasi yang memang menjadi kebutuhan konsumen saat ini. “Itu sebabnya kami ingin menjadi yang terdepan dalam memenuhi spesifikasi produk yang dibutuhkan konsumen. Keberadaan Vivo Store menjadi komitmen kami untuk berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi penggunanya,” ujarnya.
 
Ditambahkan Heni, Vivo ingin memudahkan orang bisa melihat lebih dekat produk-produknya serta bisa bertanya apapun mengenai spesifikasi produk. Selain itu, pihaknya ingin mengembangkan pasar dan outlet Vivo di Bali karena prospeknya cukup menjanjikan.
 
Heny menambahkan, fasilitas yang tersedia di Vivo Store antara lain wifi, kursi sofa dan meja, ruangan ber-AC serta parkiran yang luas. Dalam rangkaian peresmian Vivo Store, tiap pembelian Vivo khusus tipe high class berhak mendapatkan gift box dan hadiah menarik.
 
"Kami berharap mampu meningkatkan pangsa pasar Vivo dan dapat dikenali  masyarakat Bali. Yang berikutnya, tentu penjualan kami makin banyak dan bisa bersaing dengan outlet lainnya," tegas Heny.
 
Sementara itu Anzy, Manajer Vivo Bali menambahkan, pihaknya sangat optimis Vivo mampu melakukan penetrasi pasar dengan pertumbuhan di atas 20 persen.
 
“Biasanya  pertumbuhan berkisar belasan persen saja, tapi tahun 2020 ini kami optimis bisa tumbuh di atas 20 persen apalagi jikamelihat trend pasar Vivo di 2019 yang berhasil diterima pasar rata-rata 20.000 unit per bulannya. Kami targetkan tahun ini bisa 30.000 unit,” ungkap Anzy.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.