Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Minimalisasi Risiko Penularan Covid-19, BI Ajak Masyarakat Lakukan Transaksi Non Tunai Gunakan QRIS

Bali Tribune / SOFT LAUNCHING - Sosialisasi dan penerapan Digitalisasi Pembayaran Kawasan Wisata dan Soft Launching Web Pasar se-Bali Menyambut Tatanan Era Baru di Kebun Raya Bali, Bedugul, Tabanan, Kamis (24/9).

balitribune.co.id | DenpasarSecara khusus Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengajak masyarakat untuk senantiasa tertib dan disiplin dalam menerapkan himbauan pemerintah, khususnya tertib menggunakan masker dan sebisa mungkin melakukan transaksi pembayaran secara non tunai menggunakan QRIS untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19.  

“Bersama-sama kita mampu memutus rantai penularan Covid-19 ini dan siap beradaptasi, siap bertransformasi untuk Bali Bangkit,” sebut Trisno Nugroho, ketika menghadiri “Digitalisasi Pembayaran Kawasan Wisata dan Soft Launching Web Pasar se-Bali Menyambut Tatanan Era Baru” di Kebun Raya Bali, Bedugul, Tabanan, Kamis (24/9). 

Selain dihadiri Gubernur Bali, I Wayan Koster, hadir juga antara lain, Ananda R. Mooy (Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Regional 8 Bali-Nusra), Didit Okta Pribadi (Kepala Kebun Raya Bali), Ida Bagus Ketut Subagia (Pemimpin Wilayah BRI Denpasar).

Kegiatan sosialisai pembayaran non tunai ini, menurut Trisno Nugroho termasuk penggunaan platform online, penggunaan kurir daring, penggunaan cara pembayaran nontunai, dan penurunan mobilitas dan aktivitas sosial di ruang publik, semata-mata  memudahkan proses transaksi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat, digitalisasi juga memudahkan pendataan, transaksi data yang secara otomoatis tercatat dapat dijadikan acuan sebagai acuan data omzet bagi pedagang, sedangkan data komoditas yang tercipta juga kedepan akan sangat bermanfaat bagi Pemerintah Daerah serta Bank Indonesia dalam  memantau tingkat inflasi.  

Dikatakan, saat ini pasar-pasar di Bali sudah mulai beradaptasi dengan menyediakan layanan đigital di mana pembeli dapat melakukan belanja di pasar-pasar tersebut dari rumah hanya dengan menggunakan smartphone. Dan salah satunya adalah melalui program web pasar dari Bank BRI ini. Oleh karena itu, Bank Indonesia sangat mendukung program web pasar yang merupakan program nasional BRI guna memfasilitasi pasar-pasar tradisional untuk dapat bertahan secara online dan bertahan dimasa pandemi, di mana seluruh proses  bisnisnya mulai dari pemesanan hingga pembayaran dapat dilakukan melalui pemanfaatan situs web hingga aplikasi messaging seperti whatsapp.  

“Pasar bisnis model ini juga mengintegrasikan layanan logistik, e-commerce dan pemasaran digital hingga pembayaran berbasis QR Code atau QRIS,” tukasnya. 

Dengan adanya digitalisasi secara end-to-end seperti program web pasar diharapkan semakin dapat membangkitkan aktivitas pedagang pasar dan UMKM di Bali karena jangkauannya akan semakin luas serta membangkitkan perekonomian Bali.  

Selain itu, program ini juga sejalan dengan program Pemerintah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diluncurkan Presiden pada 14 Mei 2020 lalu, dimana salah satu tujuannya adalah agar lebih banyak UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital dengan target tambahan  berupa 2 juta UMKM melakukan transaksi digital.  

“Tentunya ini bisa dicapai jika akseptansi dan penggunaan digitalisasi tersebut terus mendukung seluruh masyarakat,” ujar Trisno Nugroho.

Web pasar ini  menunjukkan bahwa kebijakan Bank Indonesia bertajuk QRIS ternyata telah menjadi salah satu solusi untuk bertransaksi aman dan sehat  ditengah pandemi Covid-19.  QRIS bersifat contactless serta mampu meminimalisir transaksi tatap muka dan mendukung jarak fisik.  

“QRIS juga sangat mudah diterapkan diseluruh sektor ekonomi terutama sektor perdagangan retail seperti pasar karena sangat CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal),” imbuhnya. 

Ia juga meyakini QRIS dan berbagai inovasinya dapat diterapkan oleh seluruh pedagang pasar dan UMKM di Bali, berdasarkan data, jumlah pedagang yang menyediakan fasilitas pembayaran QRIS di Provinsi Bali hingga 18 September 2020 tercatat sebanyak 132.147 pedagang, meningkat 419% dibandingkan dengan awal tahun 2020. Dimana  107% dari jumlah merchant QRIS tersebut terbentuk selama masa pandemi sejak Maret 2020. 

“Selain itu untuk meningkatkan roda perekonomian ditengah pandemi ini, Bank Indonesia juga meningkatkan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS sebesar 0% yang semula berlaku sampai dengan September 2020  menjadi akhir Desember 2020,” tuturnya, seraya menambahkan, kebijakan tersebut ditujukan untuk segmen pedagang mikro dan pedagang sosial keagamaan.  Hal ini diharapkan dapat mengakses biaya transaksi oleh pedagang UMKM yang sangat terdampak dengan adanya penurunan kinerja ekonomi di Bali.  

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Kota/Kabupaten se-Bali yang telah senantiasa mendorong pemulihan ekonomi Bali.  Tidak lupa apresiasi kami sampaikan juga kepada Bank BRI yang terus berinovasi dan tanpa hentinya mendukung Bank Indonesia dalam percepatan perluasan QRIS di Provinsi Bali.  Dan yang terakhir, kepada para pengelola dan pedagang pasar agar selalu optimis menghadapi kondisi saat ini, terus semangat berinovasi dan berlomba mengambil alih peluang yang ada,” tutup Trisno Nugroho.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PKK Dauh Puri Kauh, Astra Motor Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Pelopor #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Kali ini, menyasar pilar utama keluarga, Astra Motor Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi ibu-ibu PKK Desa Dauh Puri Kauh. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dauh Puri Kauh pada Senin (11/5/2026) dengan antusiasme tinggi dari 45 peserta.

Baca Selengkapnya icon click

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.