Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Miris, Zona Merah Rabies Terus Bertambah

Bali Tribune / VAKSINASI - aktivitas vaksinasi rabies yang dilakukan di wilayah Gianyar

balitribune.co.id | GianyarTarget Gianyar untuk menembus wilayah steril rabies rupanya semakin jauh. Ini terbukti dari jumlah desa yang masuk katagori zona merah terus bertambah. Terkendala regulasi, upaya eleminasi anjing liar yang selama ini dinilai paling efektif, tidak bisa lagi dilaksanakan.

Dari data yang dihimpun, Selasa (10/5), setelah sebelumnya 9 desa di Gianyar dinyatakan zona merah rabies, Tahun 2022 ini menambah lagi tiga desa zona merah. Tiga desa penambahan ini adalah Kelurahan Bitra, Desa Tampaksiring dan Peliatan. Sedangkan zona kuning rabies di Tahun 2022 adalah Desa Lebih, Serongga, Abianbase, Singakerta, Gianyar, Manukaya. Sedangkan tahun sebelumnya desa zona merah adalah Desa Sebatu, Medahan, Buruan, Taro, Lodtunduh, Melinggih, Ubud, Kelusa dan Ubud.

Kabid Keswan Distannak Gianyar, Made Santiarka menyebutkan, populasi anjing di Gianyar cenderung bertambah. Demikian juga yang dilepas liar juga bertambah. Penambahan zona merah tersebut, karena saat vaksinasi ditemukan anjing yang memiliki ciri rabies dan langsung dieliminasi. "Kami kesulitan melakukan eliminasi, karena belum adanya regulasi eliminasi anjing kecuali memang positif rabies. Kalau dieliminasi sembarangan, apalagi viral kita menghadapi komunitas penyayang binatang dan lainnya," ujarnya.

Diharapkan tiap keluarga yang memelihara anjing, bisa membatasi jumlah peliharaan. Dimana dalam satu pekarangan rumah idealnya satu atau dua anjing. Sehingga populasi anjing bisa terkendali, mengingat saat ini populasi anjing di Gianyar sudah melebihi 84.000 ekor. Jumlah ini menurutnya sudah sangat tinggi, sehingga peluang tercecer vaksin dan rabies masih ada.

Dari data Bidang Kesehatan Hewan, populasi anjing di Kelurahan Bitra dan sudah divaksin sebanyak 1.426 ekor, Tampaksiring 1.264 ekor, Peliatan 1.212 ekor. Sedangkan pada zona kuning rabies yang sudah divaksin di Desa Lebih 1.634 ekor, Serongga 781 ekor, Abianbase 860 ekor, Singakerta 1.161 ekor, Gianyar 1.634 ekor dan Desa Manukaya 1.515 ekor.

wartawan
ATA
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.