Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Munas X PPNI di Bali Angkat Tema Perawat Bersama Rakyat Menuju Indonesia Hebat

Bali Tribune / MUNAS PPNI - Suasana pembukaan Munas X PPNI bertemakan Perawat Bersama Rakyat Menuju Indonesia Hebat berlangsung di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Musyawarah Nasional (Munas) X Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berlangsung di Denpasar pada 20-23 Oktober 2021 yang diikuti pengurus pusat, wilayah, kabupaten dan kota serta perwakilan luar negeri baik secara daring maupun luring dibuka oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Munas PPNI kali ini yang terselenggara bertepatan pandemi Covid-19 menerapkan protokol kesehatan ketat bagi peserta yang hadir secara langsung (offline). 

Ketua Panitia Munas X PPNI, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma mengatakan, tema pada Munas ini "Perawat Bersama Rakyat Menuju Indonesia Hebat"  menghadirkan sejumlah kegiatan yakni kegiatan ilmiah dibagi 4 sesi seminar. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggandeng dewan pimpinan daerah seluruh kabupaten/kota di Bali dengan memberikan 20 bingkisan sembako kepada keluarga kurang mampu dan penderita penyakit kronis. "Serta difasilitas umum dilakukan pembagian masker," ucapnya. 

Ia menyebutkan, Munas ini dihadiri 1.451 orang pengurus pusat, wilayah, kabupaten dan kota secara online maupun offline. 

"Munas X PPNI seharusnya dilakukan pada 16-19 Aprlil 2020, Bali menjadi tuan rumah. Karena pandemi akhirnya diundur ke Oktober 2021," kata Ngurah. 

Pada kesempatan ini Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo beserta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju hadir secara virtual. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPNI, Harif Fadhillah saat membuka secara resmi Munas X, Rabu (20/10) di Sanur, Denpasar menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah hadir secara virtual, sehingga memberikan dukungan dan semangat pada seluruh perawat di Indonesia. 

"Dikarenakan kondisi pandemi kehadiran presiden secara virtual, kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 sehingga pelaksanaan Munas dapat berlangsung dengan pembatasan jumlah peserta yang hadir," imbuhnya.

Dikatakan Fadhillah, keberadaan perawat di masa pandemi ini berperan penting dalam penanggulangan Covid-19 sebagai garda terdepan memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. "Anggota PPNI sampai detik ini berjibaku bersemangat menunaikan tugas. Pengakuan profesi perawat makin hari makin tinggi di negara ini," kata Fadhillah.

Pihaknya mengakui, selama pandemi Covid-19 melanda Tanah Air sebanyak 700 orang perawat yang gugur saat melaksanakan tugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. "Kami mengapresiasi kebijakan pemerintah terkait insentif, santunan dan tanda jasa bagi perawat yang gugur saat bertugas," ujarnya.  

Saat ini anggota PPNI terdiri dari 700 ribu perawat yang bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta dan sedang berjuang melawan pandemi bahkan di daerah terpencil. Kata dia, berbagai upaya telah dilakukan PPNI dalam mendukung pemerintah meningkatkan SDM perawat melalui uji kompetensi.

Ia menambahkan, setiap tahunnya terdapat 59 ribu lulusan perawat yang bisa berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat di Indonesia. "Maka kami mendorong pemerintah membuat program One Village One Nurse untuk pelayanan kesehatan di desa-desa diisi oleh perawat," cetus Fadhillah.

Ia menambahkan, saat ini perawat sudah banyak mendapat apresiasi dari masyarakat atas tugas-tugas mulianya.

Munas X salah satunya membahas peningkatan profesionalisme perawat. Selain itu memperjuangkan kesejahteraan ahli waris perawat yang gugur agar anak-anaknya mendapatkan beasiswa hingga perguruan tinggi.

"Yang dibutuhkan adalah sentuhan tangan dingin dari presiden dan kabinet untuk memberikan apresiasi maupun penghargaan yang lebih baik lagi bagi perawat," tambahnya.

Saat hadir secara virtual pada pembukaan Munas X PPNI, Presiden Joko Widodo menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada perawat yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah, bediri di garda terdepan Covid-19. "Saya menyampaikan duka yang mendalam terhadap perawat yang gugur saat bertugas dalam penanganan Covid-19," ucapnya. 

Menurut presiden, penanganan segala macam pengakit selalu membutuhkan bantuan perawat. Peran perawat sangat strategis membantu pemerintah menangani masalah kesehatan masyarakat seperti diare, angka kematian ibu, TBC dan hipertensi. 

Pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan kepada perawat yang bertugas melayani masyarakat. Pemerintah akan terus meningkatkan SDM perawat yang unggul. Meningkatkan kompetensi dan keterampilan perawat di pasar global. "Terimakasih atas dedikasi perawat," ucap Presiden Jokowi. 

wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.