Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Murah dengan Kualitas Super, Ketua DPRD Badung Sebut Beras C-PAR Solusi Disaat Pandemi

Bali Tribune
balitribune.co.id | MangupuraSituasi pandemi Covid-19 kini membuat perekonomian masyarakat anjlok. Dampaknya daya beli masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari pun menurun. Apalagi harga kebutuhan pokok saat ini meningkat drastis. 
 
Untuk itu, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau, kini PT. Padi Alam Semesta (PT. PAS) sudah meluncurkan produk beras C-PAR dengan harga murah. Ketua DPRD Badung, Putu Parwata yang sekaligus pemilik PT. PAS menyebutkan, kehadiran beras C-PAR ini adalah untuk membantu masyarakat disaat pandemi. Sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya salah satunya membeli beras dengan harga murah. 
 
"Beras C-PAR yang berkualitas baik super ini dijual murah dan bertujuan untuk membantu masyarakat agar bisa membeli beras murah disaat pandemi Covid-19," sebut Putu Parwata.
 
Produk beras C-PAR ini kata Parwata, akan terus dikembangkan dan juga terus disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat paham akan kualitas dari beras C-PAR yang diproduksi oleh PT. PAS ini. 
 
"Jadi ini solusi di saat pandemi Covid-19. Masyarakat bisa membeli beras dengan harga murah dan berkualitas super," ujarnya. 
 
Lebih lanjut Parwata mengatakan, guna membangkitkan ekonomi di pertanian, PT. PAS akan terus bergerak bersama-sama dengan petani. Dengan bangkitnya ekonomi di pertanian, maka bangkitnya petani dan masyarakat sejahtera. 
 
"Kita terus bergerak supaya pertumbuhan ekonomi melalui pertanian bisa bangkit terus di kabupaten Badung," kata politikus asal Kuta Utara ini. 
wartawan
ANA
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.