Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nahkodai PSSI Denpasar, Turah Mantri Akan Libatkan Seluruh Klub

Bali Tribune/ BARU - Turah Mantri (nomor dua dari kiri) terpilih sebagai ketua PSSI Denpasar yang baru. Ia berpose bersama mantan Ketua PSSI Denpasar Eko Supriadi (dua dari kanan), Ketua PSSI Denpasar Ketut Suardana (kiri) dan Gung Civic.
balitribune.co.id | Denpasar - Kongres Asosiasi Kota PSSI (Askot PSSI) Denpasar, Kamis (9/5) di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar telah melahirkan ketua baru untuk periode 2019-2023, yakni Anak Agung Ngurah Garga Candra Gupta.
  
Dalam voting, pria yang akrab disapa Turah Mantri itu meraup 12 suara, sedangkan calon lainnya, AA. Sudirka Yoga Semadi yang akrab disapa Gung Civic meraih 7 suara. Dari 21 voter atau klub pemilik suara, dua voter dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dengan perolehan suara itu, maka Gung Civic otomatis menjadi wakil ketua PSSI Denpasar empat tahun ke depan.
 
Kepada wartawan usai terpilih, Turah Mantri yang juga pemilik klub Damar Cakti Denpasar ini bertekad menyatukan klub-klub yang ada agar sepakbola Denpasar menjadi kuat.
 
“Dalam kepengurusan PSSI Denpasar empat tahun ke depan saya libatkan seluruh klub pemilik suara dalam kepengurusan. Dengan begitu tidak ada lagi pengkotak-kotakan, semuanya satu untuk kemajuan sepakbola Denpasar,” ucapnya.
 
Terkait target agar mengawinkan medali emas cabor sepakbola dan futsal di ajang Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, Turah Mantri mengatakan hal itu memang sudah menjadi tekad dirinya untuk mempersembahkan yang terbaik untuk Kota Denpasar.
 
“Saya kira dengan bersatu, tidak ada sekat-sekat antara pemilik klub sepakbola di Denpasar, maka prestasi sepakbola di Denpasar bakal lebih bersinar lagi. Saya ingin mencapai dan mempersembahkan prestasi terbaik untuk Denpasar di Porprov Bali nanti,” ucapnya.
 
 Membawa medali emas futsal dan sepakbola dari ajang Porprov Bali, kata Turah Mantri bukan semata tugas dan tanggung jawab pengurus PSSI Denpasar yang baru, melainkan seluruh insan sepakbola di Kota Denpasar.
 
Ia mengingatkan bahwa saat Porprov Bali XI/2013 di Denpasar, medali emas cabor futsal dan sepakbola berhasil diboyong Denpasar. “Saya yakin di Tabanan nanti emas sepakbola dan futsal kembali menjadi milik Denpasar. Apalagi untuk manajer futsal saya sendiri dan sepakbola rekan kami Gung Civic,” imbuhnya.
 
 Sedangkan soal Liga 3 nanti menjadi prioritas selanjutnya dan program akan ditata lagi, terutama terkait pemain. Seluruh pemain bola di Denpasar juga akan didata.
 
Sementara itu, mantan Ketua Umum Askot Denpasar, Eko Supriadi berharap, ketua terpilih nantinya lebih mampu memajukan persepakbolaan Denpasar. “Kami mengedepankan regenerasi penyegaran. Kedepan saya harap kolaborasi bersama-sama mengedepankan prestasi PSSI Denpasar, serta mengedepankan kebersamaan,” pungkas Eko Supriadi.uni
wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.