Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nakhodai PMI, Ratnadi Tak Ingin Gerogoti Pemkab

Bali Tribune/ NI Made Ratnadi
balitribune.co.id | Gianyar - Setelah kepengurusan sebelumnya dibekukan lantaran dugaan  kasus korupsi, Ni Made Ratnadi kini diparcaya menakhodai  PMI Cabang Gianyar. Belajar dari perjalanan sebelumnya, Politisi PDIP inipun tak ingin PMI masih diselimuti kesan sebagai penggerogot anggaran daearah. Secara bertahap, dirinya akan mencoba menjadikan PMI sebagi lembaga mandiri dan bahkan sebagai lembaga yang menjadi penyumbang PAD.
 
Ditemui, Senin (22/2) Ni Made Ratnadi, mengungkapkan jika dirinya bersama kepengurusan yang baru sudah menyiapkan kajiannha.  Pihaknya tidak ingin PMI Gianyar terus-terusan membebani keuangan Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Gianyar. Mewujudkan itu, pihak ingin PMI Gianyar mandiri. Sumber pendapatannya akan dirancang selain dari penjualan darah, tetapi juga dengan dana donatur, baik donatur di sektor perhotelan dan sebagainya. Namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku. "Menuju PMI yang mandiri ini, tentu membutuhkan proses waktu yang amat panjang. Mencari donatur, melibatkan pengusaha dengan memasang kotak amal. Tapi tetap dengan regulasi. Masih dikaji. Pokoknya kita tetapa berjalan sesuai aturan yang ada," tegasnya.
 
Anggaran Pemkab Gianyar ke PMI Gianyar selama ini relatif besar. Mulai dari Rp 800 juta, dan pada 2020 lalu sebesar Rp 1,2 miliar.  Karena itu  pihaknya ingin mengurangi beban APBD. Terlebih di masa Pandemi ini, pengalokasian anggaran sangat ketat. Ke depan, pihaknya juga memiliki mimpi besar setelah  mewujudkan PMI mandiri. Yakni ingin memiliki klinik sendiri dan rumah sakit sendiri. Dengan demikian, PMI Gianyar yang selama ini menjadi beban anggaran, dapat menyumbangkan Pendapat Asli Daerah (PAD). "Potensi ini sangat realaistis jika dipersiapkan dengan matang. Apalagi kesadaran warga Gianyar untuk berdonor sudah sangat baik sekali. Kita tidak pernah kewalahan darah. Sebab masyarakat bahkan berbondong-bondong mendonorkan darahnya," ungkapnya.
 
Dalam mewujudkan mimpinya tersebut, Ratnadi merombak orang-orang yang menduduki struktur organisasi PMI Gianyar. Orang yang dipilih ini adalah yang memiliki semangat sama dengannya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.