Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Napi Bikin Rusuh Dipindah

Bali Tribune/ DIPINDAH - Suasana di Lapas Narkotika Bangli pasca pengroyokan pada Jumat (15/2) dimana 16 napi pembuat onar dipindah ke lapas terdekat.

Bali Tribune, Bangli - Buntut kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastik) Bangli  di Dusun Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, pekan lalu, sebanyak 16 narapidana yang diduga menjadi aktor kerusuhan  dititipkan sementara di tiga  rumah tahanan (rutan) terdekat. Tujuanya untuk mengantisipasi  terjadinya  kerusuhan  susulan, yang melibatkan antarblok. Tiga rutan yang menampung para napi tersebut, yakni Rutan Bangli, Gianyar  dan Klungkung. Sementara saat dikonfirmasi terkait adanya penitipan sementara napi terduga pelaku pengeroyokan di Lapastik Bangli, Kepala Lapas Narkotika Bangli, Arif Rahman belum memberikan keterangan kebenaran informasi tersebut. "Kami masih ngurus dokumen. Jika ada perkembangan tentu kami sampaikan," ujarnya, Minggu (17/2).  Ditanya siatuasi Lapastik saat ini, Arif Rahman mengatakan jika saat ini situasinya sudah kondusif. Kemudian kegiatan pembinaan berjalan seperti biasa. "Berjalan normal seperti biasa dan keadaan aman dan kondusif seperti biasanya," terangnya.   Dari informasi yang berhasil dihimpun, untuk  Rutan Gianyar menerima titipan  lima napi dari Lapastik Bangli yakni, Muchamad  alias Abi,  Muhamad Ridha  alias Jodi, Khoirul Anam, I Made Wirawan dan I Gusti Ngurah Yuliawan, dan I Gede Gunawan Suteja. Sedangkan Rutan Klungkung mendapat kiriman napi atas nama Ida Bagus Putu dharama Putra, Novan Adi aryanto, Fernando Brobe Asa, Ngurah Oki Wisnu Murti dan  Putu Suara Mahardika, sementara Rutan Bangli mendapat kiriman napi atas nama Marselinus Foni, Ida Bagus Nyoman Sutama,  Made Narta Bujangga, I made Agus Sastrawan dan Ngakan gede Bayunu. Para napi tersebut dipindahkan dari Lapastik Bangli sekitar pukul 23.00 Wita di bawah pengawalan petugas dari Lapastik. Di lain pihak, salah satu rutan yang menerima titipan, membenarkan jika menerima kiriman napi dari Lapas Narkotika. "Ya benar ada titipan dari Lapastik," ungkap salah seorang petugas di rutan tersebut singkat.   Diberitakan sebelumnya, 16 napi bikin onar, melakukan pengeroyokan sesama penghuni lapas. Aksi pengeroyokan sesama narapidana terjadi dua kali secara beruntun di LP Narkotika, Kamis (14/2) dan Jumat (15/2). Korbannya adalah dua napi narkoba, Indra Pratama dan Ida Bagus Suartama, yang dikeroyok oleh 16 napi lainnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Gubernur Bali Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

balitribune.co.id I Denpasar - Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Hal itu yang mendorong Gubernur Bali bersama Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menangani kasus wisatawan mancanegara (wisman) nakal, narkoba dan judi online di Bali. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.