Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

partai
Bali Tribune / Ketua DPD Partai NasDem Buleleng Made Jayadi Asmara bersama Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

"Menyikapi pemberitaan terkait diksi yang dibangun bahwa Partai NasDem dan Gerindra akan melakukan merger, kami tegak lurus dengan pernyataan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. Tidak ada yang namanya merger, apalagi akuisisi," tegas Jayadi Asmara, Rabu (15/4/2026).

Jayadi menjelaskan istilah merger atau akuisisi lebih lumrah digunakan dalam dunia bisnis, bukan politik. Dalam konteks politik, sebuah partai biasanya akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan kekuatan lain apabila partai tersebut gagal mempertahankan eksistensinya. Namun, hal ini sama sekali tidak berlaku bagi NasDem.

"NasDem adalah partai yang eksistensinya dibuktikan dengan keberhasilan lolos ke Senayan (DPR RI) dalam tiga kali pemilu berturut-turut dengan tren yang selalu meningkat. Pada 2014 kita meraih 36 kursi, di 2019 naik menjadi 59 kursi, dan pada Pemilu 2024 kembali meningkat menjadi 69 kursi," terangnya.

Dengan perolehan 69 kursi yang merupakan representasi kedaulatan rakyat tersebut, Jayadi menilai penggunaan istilah penggabungan partai untuk NasDem saat ini sangat tidak tepat.

Ia juga menyinggung sejarah fusi politik yang pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1973 di era Orde Baru. Saat itu, penyederhanaan partai menjadi tiga faksi (PPP, Golkar, dan PDI) dilakukan karena alasan stabilitas program pembangunan pemerintah. Namun di era demokrasi saat ini, campur tangan pemerintah semacam itu sudah tidak ada, sehingga fusi partai bukanlah sebuah urgensi.

Terkait kondisi internal di tingkat daerah, Jayadi memastikan bahwa DPD NasDem Buleleng tetap tenang dan solid di tengah dinamika perpolitikan nasional.

"Di Buleleng kami tetap solid, tenang, dan berada di bawah koridor arahan Ketua Umum kami, Bapak Surya Paloh, sosok yang sangat kami hormati. Terkait adanya kader yang hengkang, itu adalah hal lumrah dalam berorganisasi dan terjadi di semua partai. Ada yang pergi, ada yang datang," ungkap Jayadi.

Untuk menjaga kekuatan partai, DPD NasDem Buleleng terus menginstruksikan seluruh kadernya, khususnya yang duduk di kursi DPRD Buleleng, untuk menjadikan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama. Anggota dewan dari Fraksi NasDem diminta untuk terus turun ke bawah (grassroots) dan membumikan kebijakan-kebijakan partai demi kepentingan rakyat.

Menyinggung dinamika yang terjadi antara Partai NasDem dan Majalah Tempo, Jayadi menyebut bahwa pihak redaksi Tempo telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pemberitaan tersebut pasca adanya aksi protes damai dari kader NasDem di Jakarta.

Jayadi menegaskan bahwa Partai NasDem sangat menghormati insan pers sebagai salah satu dari empat pilar demokrasi. Ia menyadari bahwa kemajuan demokrasi Indonesia tidak lepas dari peran jurnalis.

"Kita menghormati teman-teman pers. Demokrasi tanpa kehadiran jurnalis akan terasa hampa. Namun, kami juga mengingatkan agar dalam memberitakan sesuatu, pers tetap memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik. Lakukan investigasi secara menyeluruh, terapkan check and balance, dan selalu hadirkan cover both sides (pemberitaan berimbang)," tandas Jayadi.

wartawan
CHA
Category

9 Pelanggar Perda Disidang, PKL dan Pembuang Sampah Kena Denda

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menggelar sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap sembilan pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kantor Camat Kuta, Senin (11/5/2026).

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, mayoritas pelanggar yang disidangkan merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar.

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungan Wisatawan ke Badung Naik, Adi Arnawa Warning Ancaman Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung di awal 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Di tengah tren positif pariwisata, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa justru mewanti-wanti ancaman sampah yang dinilai bisa merusak citra destinasi wisata Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi. Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi. Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan, Jl.

Baca Selengkapnya icon click

Tips Kelola Sampah ala Ketut Widastra: Jangan Persulit Diri, Mulai dari Rumah

balitribune.co.id | Tabanan - Penerapan Surat Edaran (SE) Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Tabanan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, I Ketut Widastra, yang menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.