Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nataru Pandemi, Hindari Belanja Berlebihan

Bali Tribune / Luh Gede Eka Suary
balitribune.co.id | Gianyar - Menjelang perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru, kerap diiringi Euforia belanja keluarga yang berlebihan. Namun di tengah Pandemi Covid-19 ini, belanja seperlunya seyogyanya diterapkan. Mendorong pola hidup hemat ini, Pemkab Gianyar melalui Dinas Industri dan Perdagangan ( Disperindag) Gianyar, kali ini tidak menggelar Pasar Murah maupun Pasar Gotong Royong.
 
Kepala Disperindag Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary, Senin (22/12), menyebutkan, dengan berbelanja yang seperlunya, adakah pilihan tepat di tengah kondisi perekonomian yang hingga kini belum menunjukan stabilitasnya. Demikian pula di pemerintahan, sebutnya, dalam kondisi Pandemi ini, anggaran pun direfokusing. "Mendorong masyarakat untuk belanja seperlunya ini, Pemkab Gianyar pun akhir tahun ini tidak menggelar pasar murah," ungkap Kadis keibuan dan Inergik ini.
 
Pun demikian pasar gotong royong yang merupakan program Gubernur juga ditiadakan. Sehingga ASN sekarang diharapkan belanja sendiri-sendiri, mengingat kondisinya juga sama. " Uang mereka (ASN) kan bisa untuk keperluan lainnya yang kèbih penting, " terangnya.
 
Syukur Eka Suary, saat ini harga sembako masih tetap stabil. Meskipun secara umum sejumlah bahan pokok ada yang mengalami kenaikan. "Komoditi yang mengalami peningkatan, lantaran permintaan lebih banyak daripada Hari-hari Biasanya" ujarnya. 
 
Selain itu faktor permintaan lebih banyak menjelang hari raya, faktor cuaca juga menyebabkan sejumlah bahan kebutuhan pokok naik. "Saat ini kita memasuki musim hujan tanaman yang tidak kuat dengan air pasti gagal panen, " jelasnya. 
 
Sementara dari data yang diperoleh, harga semua jenis cabe mengalami kenaikan. Yang normalnya 10-15 ribu perkilogramnya kini menyentuh 45 ribu perkilogram. Selain itu daging babi juga mengalami kenaikan, yang sebelumnya 50 ribu perkilogram kini 80 ribu perkilogram. Sementara harga sayur mayur masib stabil dan beras tetap di angka 11 ribu perkilogram.
wartawan
I Nyoman Astana
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.