Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ogah Berspekulasi dengan Porang, Jagung Tetap Jadi Alternatif Petani

Bali Tribune/ JAGUNG - Tanaman jagung tetap dijadikan alternatif setelah tanaman padi.

balitribune.co.id | Gianyar  - Petani di Gianyar rupanya tak langsung beralih ketika tanaman porang  kini sedang booming. Sebagian besar petani pun masih trauma dengan alih tanaman terdahulu dengan iming-iming nilai ekonomis tinggi. Karena itu, petani lebih bersifat menunggu sembari menyimak dan tetap menyakini tanaman Jagung atau kedelai sebagai komuditas alterntiaf setlah padi.  
 
Dari Data Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Gianyar, saat ini tanaman Porang baru dikembangkan sekitar 21 hektar, luas ini lebih rendah dari kabupaten lain, yang sudah mengembangkan porang secara masif. "Porang memiliki nilai ekonomis tinggi dan komoditas ekspor. Penanamannya baru 21 hektar, kami dorong agar petani mulai beralih ke tanaman Porang," ungkap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, I Wayan Suarta, Rabu (18/8/2021).
 
Disebutkan, kebutuhan porang sebagai komoditas ekspor sujatinya tidak terbatas. Dimana semua hasil panen, dipastikan laku. “Kondisi inilah yang menjanjikan, dan harganya relatif stabil," ujarnya.
 
Namun sayangnya, petani di Gianyar tidak mau grasa-grusu, selain   komoditas selain padi, mereka tetap memilik jagung dan kedelai. Bahkan sebaran tanam di 7 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gianyar. Luas tanam komoditas jagung tahun 2021 adalah 428 hektar dengan estimasi hasil produksi 205 ton. Sedangkan luas tanam kedelai seluas 152 hektar dengan produksi 140 ton. "Bagaimanapun juga, padi masih merupakan komoditas unggulan dan ditopang tanaman jagung dan kedelai. Sedangkan komoditas lain dikembangkan berdasar nilai ekonomis, seperti porang," jelasnya. 
wartawan
ATA
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.