Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ogah Dirapid Test, Kabur dari RSUD Sanjiwani

Bali Tribune / KABUR - Pol PP dan Petugas Meids mengenakan APD saat mengevakuasi warga yang kabur ke wilayah Kelurahan Beng

balitribune.co.id | Gianyar - Seorang laki-laki berusia sekitar 35 yang ditemukan terlantar di Desa Tulikup, sempat membuat geger petugas RSU Sanjiwani Gianyar dan warga Kelurahan Beng. Pasalnya, saat hendak dilakukan Rapid Test, laki-laki yang mengaku kelaparan ini memilih kabur. Walau begitu, akhirnya berhasil diamankan oleh petugas medis yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) bersama Pol PP di sebuah wantilan pura di Kelurahan Beng, Gianyar.

Dari keterangan yang diterima, Minggu (10/5) kemarin,  kejadian ini berawal dari laporan Perbekel Tulikup atas temuan laki-laki yang kondisi lemas di sekitar Banjar Tegal, Desa Tulikup, Gianyar, Sabtu Sore.  

Dikhawatirkan orang ini terpapar Covid -19, GTPP Covid Gianyar pun diminta untuk melakukan penjemputan.  Proses penjemputan pun berlangsung lancar dan orang ini dibawa ke RSUD Sanjiwani. Sebagai langkah antisipasi sesuai protokoler penanganan tim medis, warga ini pun dilakukan rapid test. Namun entah lantaran takut disuntik atau karena tidak tahan dengan rasa laparnya, laki-laki yang hingga kini identitasnya tidak diketahui itu memilih kabur.

Aksi kejar-kejaran pun tidak terhindarkan, namun karena para perawat mengenakan APD lengkap tidak bisa bergerak bebas.  Sementara laki-laki itu kabur menuju  Kelurahan Beng melalaui Jala Pantih Jelantik.  Hingga akhirnya  posisi laki-laki diketahui ngumpet di sebuah Wantilan pura di Kelurahan Beng.

Bebeberapa menit kemudian, petugas pol PP dan paramedis menuju lokasi untuk melakukan penjemputan. Sementara warga sekitar tidak berani mendekat karena informasi yang mereka terima, disebutkan ada pasien positif covid kabur.

“Petugas menemukan warga ini di Kelurahan Beng, lanjut pasien tersebut diamankan dan dievakuasi dengan ambulans. Selama pemeriksaan dan menjalani Rapid test, warga ini dijaga ketat,” terang Ketua Harian GTPP Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya ketika dikonfirmasi.

Setelah hasil rapid test dipastikan non reaktif,  Tim medis dan warga Beng yang sempat  kontak dengan warga itu merasa lega. Setelah berhasil ditenangkan, warga ini pun dimintai keterangan.  Orang ini  mengaku asal Semarang dan pernah jadi kuli bangunan. Karena tidak ada pekerjaan, dia pun mengaku sudah tidak makan sejak 3 hari. “Atas perintah bapak  bupati, warga ini sudah kita berikan bekal  melalui Lurah Beng,” jelasnya.

Sembari menunggu kondisinya stabil,  GTPP Covid Gianyar juga langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bali.  Hingga Minggu sore,  warga ini sudah dibawa ke Dinsos Provinsi Bali untuk dipulangkan ke daerah asalnya.

“Selain tidak membawa KTP, pengakuan pasien ini pun berubah-ubah seperti orang linlung. Yang jelas saat ini pasien sudah dipulangkan melalui Dinsos Bali," pungkas Wisnu.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Sebut Pasal "Ngawur", Kakanwil BPN Bali Made Daging Praperadilkan Kapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH melakukan perlawanan dengan mempraperadilkan Kapolda Bali atas penetapan dirinya sebagai tersangka. Kepastian ini disampaikan kuasa hukumnya, Gede Pasek Suardika kepada wartawan di Denpasar, Selasa (13/1). 

Baca Selengkapnya icon click

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.