Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Okupansi Lebaran Turun, Pelaku Pariwisata Andalkan Momen Liburan Musim Panas

Bali Tribune/ I Made Ramia Adnyana
balitribune.co.id | Denpasar - Momen Lebaran membawa penurunan okupansi di sejumlah hotel yang mengutamakan market domestik. Pasalnya tidak semua hotel yang ada di Pulau Bali mengambil pangsa pasar asing. Ada pula yang memang cenderung ke pasar domestik seperti mengandalkan kegiatan pemerintahan. 
 
"Lebaran trennya memang ada kecendrungan sedikit menurun kebetulan market dari pemerintahan (domestik) selama bulan puasa. Kegiatan pemerintahan yang dilakukan di hotel sudah stop mulai puasa," ungkap Wakil Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA), I Made Ramia Adnyana, Senin (27/5).
 
Namun setelah bulan puasa, saat libur Lebaran okupansi dikatakan Ramia akan mencapai 100 persen. General Manager Hotel Sovereign Bali ini mengatakan kebetulan pihaknya menyasar market domestik 40%, sedangkan Asia 30%, Eropa 20% sisanya 10% Australia. "Karena kami mengambil porsi lebih banyak market domestik, maka setiap bulan puasa okupansi sedikit menurun," terangnya. 
 
Sebelum bulan suci Ramadhan, pemerintahan baik pusat dan daerah melakukan meeting di hotel yang memiliki fasilitas meeting room. Disampaikannya fasilitas hotel disesuaikan juga dengan karakteristik market Asia agar menjadi tujuan market Asia untuk mengisi okupansi apabila bertepatan Ramadhan. "Kita memang tidak menjadi tujuan utama pasar Eropa hanya transit saja karena kebetulan lokasi hotel di dekat bandara," katanya.
 
Saat momen Ramadhan ini okupansi turun menjadi rata-rata 75% karena kedatangan market domestik yang menurun. "Okupansi tahun ini jauh lebih rendah dari tahun lalu. Tahun lalu year to date okupansi hampir 90%. Tahun ini okupansi sedikit menurun karena beberapa faktor," ucap Ramia. 
 
Diantaranya disebutkan Ramia adalah faktor kenaikan harga tiket pesawat sehingga mempengaruhi penurunan okupansi wisatawan domestik di hotel ini hingga 30%. Market Tiongkok pun demikian sejak Pemerintah Provinsi Bali menata market ini, okupansi turis dari Negeri Tirai Bambu di hotel setempat pun mengalami penurunan hingga 15%. 
 
"Tahun ini kita memprediksi okupansi ada penurunan 5% dari tahun sebelumnya. Tahun ini sudah kelihatan dampak erupsi Gunung Agung dan ada flight yang cancel.  Ini akan mempengaruhi kunjungan meski tidak begitu berdampak. Apalagi sekarang ada isu politik" jelasnya. 
 
Menurutnya, situasi politik di Tanah Air usai pemilihan umum juga dapat mempengaruhi kunjungan wisatawan karena keamanan merupakan faktor utama pariwisata. Keamanan tersebut kata dia penting untuk dijaga baik oleh stakeholders pariwisata dan masyarakat Bali sebagai host. Dengan adanya sedikit gejolak di politik ini akan mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Bali.
 
"Harapan sebagai pelaku pariwisata mari kita menjaga kondusifitas dan keamanan, ketertiban karena pemilihan umum sudah selesai artinya mari kita membangun negeri dan membangun good news from Bali. Itu yang paling penting," harap Ramia yang juga pengurus PHRI Badung ini. 
 
Sementara itu pihaknya menambahkan pada liburan musim panas yang akan datang diharapkan dapat mengisi kekurangan okupansi yang hilang saat Ramadhan. "Kita sangat berharap pada liburan misum panas karena setelah libur Lebaran kita berharap okupansi akan naik secara signifikan dan nanti kemungkinan besar hotel-hotel di Kuta area okupansi akan full saat libur musim panas," tambahnya. 
 
Seperti diketahui dikatakan Ramia pada momen musim panas adalah liburan bagi orang-orang diseluruh dunia datang ke Bali dari Juli-Agustus. Sehingga momen ini akan berdampak positif bagi peningkatan kedatangan turis ke Bali. "Harapan saya juga tahun ini akan menghadapi situasi yang sama bahwa ada peningkatan okupansi saat summer holiday atau sering disebut holiday season Juli dan Agustus," tutupnya.uni
wartawan
Ayu Eka Agustini

Kunjungan Kapal Pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang Tumbuh 25 Persen

balitribune.coo.id I Singaraja - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Cabang Celukan Bawang mencatat kinerja operasional yang positif hingga Juli 2026. Peningkatan terlihat dari arus kapal yang mencapai 1,48 juta Gross Tonnage (GT), atau tumbuh 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,32 juta GT.

Baca Selengkapnya icon click

Klarifikasi Perizinan, 4 Kafe di Desa Baha Dipanggil Satpol PP Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil pengelola empat kafe di Desa Baha, Kecamatan Mengwi, untuk diminta klarifikasi terkait kelengkapan perizinan usaha pada Kamis (6/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan menyusul hasil sidak yang digelar petugas pada Rabu (5/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Pusat Dipangkas, DPRD Minta Pemkab Tabanan Genjot PAD

balitribune.co.id I Tabanan -  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan mendesak pemerintah daerah setempat untuk melakukan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2027.

Optimalisasi penerimaan dari sisi PAD itu dirasa perlu karena APBD Tabanan pada 2027 diproyeksi mengalami penurunan pendapatan, terutama akibat pemangkasan dana Transfer Ke Luar Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Ilegal, Satpol PP Hentikan Aktivitas Pengerukan Lahan di Temukus

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menghentikan aktivitas pengerukan lahan di Banjar Dinas Bingin Banjah, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, setelah ditemukan indikasi kegiatan pengambilan material yang tidak sesuai dengan peruntukan kawasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja 2027 Tembus Rp14 Triliun, DPRD Badung Wanti-wanti Pemerintah Kelola Anggaran Secara Cermat

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Badung, Kamis (6/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penyisiran Nelayan Hilang di Jembrana Masih Misterius: Jangkau Perairan Perancak

balitribune.co.id I Negara - Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi Pekutatan. Hari keenam operasi pencarian Kamis (6/8), penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut maupun pesisir pantai dengan melibatkan berbagai unsur terkait dengan radius yang diperluas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.