Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Okupansi Memprihatinkan, Asosiasi Pariwisata Bali Optimis Menparekraf Baru

Bali Tribune / Made Ramia Adnyana

balitribune.co.id | Badung – Momen liburan Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) menjadi peluang dan harapan bagi pelaku industri pariwisata Bali khususnya perhotelan dalam meningkatkan okupansi atau tingkat hunian kamar hotel. Pasalnya, di masa pandemi ini hotel di Bali sempat ditutup sementara karena tidak ada kunjungan wisatawan ke Bali. 

Namun sejak diberlakukan adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19, harapan untuk mengembalikan perekonomian Bali pun muncul dari kalangan pariwisata. Dimana akan memanfaatkan momen libur Nataru untuk mendatangkan turis domestik berwisata ke Pulau Bali. 

Berdasarkan pengakuan Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Made Ramia Adnyana kepada Bali Tribune, Rabu (23/12) ketika dikonfirmasi bahwa okupansi H-2 Natal tingkat hunian kamar hotel di kawasan Kuta, Badung rata-rata 30%. Bahkan ada yang masih dibawah 30%, kondisi ini tentunya belum dapat sepenuhnya mengembalikan perekonomian Bali. 

Mengingat dengan okupansi 30% belum mampu memenuhi biaya operasional hotel termasuk membayar gaji pegawai. "Kalau saat ini rata-rata okupansi hotel di wilayah Kuta masih di angka 30% bahkan ada yang dibawah itu, masih memprihatinkan," terangnya.

Kata dia, walaupun ada juga beberapa hotel mewah dan cukup bagus dengan okupansi diatas 80%. Namun hanya beberapa hotel saja dan tidak bisa mewakili rata-rata tingkat hunian di Bali selama Nataru. 

Pelaku perhotelan pun masih mengharapkan adanya pemesanan kamar secara tiba-tiba (go show/walk in guest), namun hal ini belum bisa diprediksi. 

"Kemungkinan itu pasti ada terutama yang bawa mobil lewat darat," ucap Ramia.

Sehingga tingkat hunian di masa libur Nataru dapat meningkatkan pendapatan hotel. Mengingat, sejak awal pandemi Covid-19 sebagian general manager hotel di Bali adalah OTG alias orang tanpa gaji. 

Ramia pun menyambut baik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu 23 Desember 2020. 

"Menurut saya Menparekraf yang baru ditunjuk oleh presiden ini banyak ide-ide kreatif untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Disamping itu ahli strategi. Jadi bakal mirip pak Arif Yahya Menteri Pariwisata sebelumnya. Menparekraf Sandiaga Uno juga pebisnis tangguh. Komunikasinya bagus. Tinggal kolaborasi dengan stakeholder," katanya.

Ramia mewakili IHGMA menaruh harapan besar kepada Menparekraf yang baru. Sebab Pariwisata merupakan industri yang paling terpuruk sebagai dampak pandemi Covid-19. "Jadi kami berharap besar agar pariwisata bisa cepat bangkit dibawah komando bapak Sandiaga Uno," ucapnya. 

Sementara itu Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana kepada Menparekraf Sandiaga Uno berharap Bali sebagai jantung pariwisata Indonesia agar lebih diperhatikan terutama dalam melaksanakan upaya-upaya recovery atau pemulihan pascapandemi dengan melibatkan stakeholders Bali Tourism Board/GIPI Bali. "Program-program supaya bottom up sehingga lebih sesuai dengan sikon destinasi masing-masing," harapnya. 

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, Komang Takuaki Banuartha pun menyampaikan hal senada kepada Menparekraf Sandiaga Uno supaya mempunyai gebrakan khusus untuk memulihkan pariwisata Nusantara.

"Kita sebagai asosiasi perjalanan wisata sudah pasti mendukung beliau dari strategi yang akan dijalankan, kebetulan ada 3 strategi beliau yaitu inovasi terhadap teknologi, adaptasi dan kolaborasi. Tiga strategi tersebut memang menjadi strategi Asita kepengurusan saya saat ini dan saya sangat berharap bisa bersinergi dan berkolaborasi ke depannya," jelasnya.

Hal ini demi bangkitnya pariwisata Indonesia dan Bali khususnya. Untuk itu selalu berkoordinasi dalam menjalankan tugas maupun kebijakan dengan asosiasi yang memang berkompeten dalam pariwisata. Mengingat biasanya yang lebih mengetahui bagaimana kondisi di lapangan adalah pelaku itu sendiri. Asita adalah sebagai asosiasi yang mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Terpenting khususnya Bali dengan pariwisata budayanya agar didukung penuh. Tahun 2021 harapan kami border international segera dibuka, Asita beserta beberapa asosiasi lainnya akan membuat event-event skala international untuk membangkitkan pariwisata Bali," imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Gubernur Koster Minta Etalase Khusus Arak Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Area Duty Free dan outlet-outlet UMKM di terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2). Koster memastikan bahwa produk UMKM Bali termasuk Arak Bali mendapatkan tempat pada outlet-outlet yang dikelola oleh Angkasa Pura Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Baca Selengkapnya icon click

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.