Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ombak Kian Ganas Keruk Daratan, Pura Alas Rengked Terancam Abrasi

Bali Tribune/ABRASI - Bagian tembok penyengker Pura Alas Rengked sudah menggantung karena bagian tanah tergerus abrasi.
Balitribune.co.id | Gianyar - Daerah pesisir Gianyar juga tak luput dari hantaman bencana di musim ekstrem dalam sepekan ini. Di Pantai Saba, Blahbatuh, daratan sejauh 10 meter dari garis pantai kini mengalami abrasi parah akibat terjangan ombak pasang. Sebuah Pura bersejarah, yakni Pura Alas Rengked pun kini terancam.
 
Pantauan, Selasa (19/1), Pura Alas Rengked, kini sudah berada di bibir Pantai Saba. Bagian tembok penyengker Pura di sisi timur bahkan sudah menggantung, karena bagian tanah dasarnya sudah tergerus abrasi. Pemangku Pura,  Jro Mangku Pura Alas Rengked terlihat pasrah dengan kehendak alam ini. Dirinya hanya bisa memindahkan puing-puing warungnya yang hancur ke tempat yang lebih aman. "Ombaknya semakin mengganas dan beberapa hari ini. Warung saya hancur, penyengker pura sampai menggantung," ungkap Jero Mangku sembari membongkar kayu dan bambu kerangka warung satenya.
 
Diungkapkan pula jika keberadaan Pura ini memiliki nilai sejarah berkaitan dengan asal usul Desa Saba. Dimana wilayah desa Saba dulunya dikenal dengan Alas Rengked. Dimana saat zaman kerajaan terjadi perebutan wilayah. Saat perebutan ini disebut "Kesamben" atau rebutan dengan taruhan jiwa.  Hingga lama kelamaan, daerah itu disebut Desa Saba. Lantaran ada kaitannya dengan cikal bakal desa, pura ini pun diyakini sebagai penjaga desa. "Kalau pura ini sampai hilang tergerus abrasi, saya khawatir dengan apa yang akan terjadi dengan desa ini," was-wasnya.
 
Disebutkan, keberadaan pura ini, hingga kini hanya dirawat/ diempon oleh 1 KK, yakni keluarga Jero Mangku sendiri. Meski demikian, saat odalan banyak umat yang datang untuk melakukan persembahyangan dan menghaturkan sesajen. "Sembari merawat dan menjaga pura, saya sehari-hari buka warung sate bersama istri," ujarnya.
 
Lanjutnya, abrasi terparah terjadi sejak 5 hari belakangan. Sedikit demi sedikit mengikis pasir di daratan. Puncaknya Senin (18/1) malam ombaknya sangat besar hingga mencapai jaba pura. Kaawatir pura tersebut lenyap seperti pura-pura lainnya di Pesisir Sukawati. Jro Mangku berharap ada pembangunan tanggul di kawasan pantai Saba. "Di daerah Sukawati sudah ada tanggulnya malah loncak ke Pantai Masceti hingga Pantai Siyut. Kami harap Pantai Saba juga diperhatikan pemerintah," jelasnya. ata
wartawan
Nyoman Astana
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.