Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimis Industri F&B Masih Diandalkan sebagai Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2021

Bali Tribune / VIRTUAL - Pameran makanan dan minuman secara virtual guna mendukung perkembangan industri F&B di masa pandemi

balitribune.co.id | Denpasar – Pandemi Covid-19 telah mengubah kehidupan manusia di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Mulai dari pembatasan aktivitas operasional sektor bisnis, masyarakat yang dipaksa untuk beradaptasi dengan keadaan baru, hingga perubahan gaya hidup masyarakat diberbagai sektor industri. Pada industri makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) diperkirakan masih menjadi salah satu sektor industri yang diandalkan sebagai penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada 2021. 

Para pelaku industri makanan dan minuman di era pandemi dituntut kreatif untuk tetap menjalankan usaha, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital agar mampu beradaptasi di kondisi ini. Dimana mengharuskan jaga jarak fisik dan adaptasi perubahan marketing dengan melakukan transisi dan mengalihkan penjualannya secara online, seperti memanfaatkan penjualan melalui e-commerce sebagai upaya untuk menjaga protokol kesehatan.

Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions dalam keterangan persnya secara virtual, Kamis (17/6) menyampaikan, guna mendukung perkembangan industri F&B tersebut di masa pandemi ini pihaknya kembali menyelenggarakan pameran virtual internasional dengan total 6 sektor industri yaitu Eastfood Indonesia Virtual Expo, Virtual Herbal Jamu Modern & Fitofarmaka Expo, Virtual Coffee & Tea 2021 ,Virtual Seafood Show, Virtual Cooltech Expo dan Indo Licensing Virtual Expo yang resmi dapat diakses oleh publik melalui virtual platform pada tanggal 22- 26 Juni 2021.

Kata dia, pameran produk secara virtual ini diharapkan memberikan kesempatan bagi para peserta pameran untuk menampilkan produknya secara virtual. Sehingga dapat mengembangkan kembali bisnis dan tetap dapat melakukan berbagai transaksi dengan memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi. Solusi pemasaran melalui virtual di masa pandemi ini turut membuka peluang ke mancanegara tanpa batas karena pameran virtual dapat diakses oleh pengunjung dari berbagai wilayah dan zona waktu yang berbeda. 

"Para pelaku usaha yang memamerkan produknya berkesempatan untuk dilihat secara global oleh seluruh dunia. Pameran Krista Exhibitions Virtual Expo 2021 diikuti lebih dari 150 peserta, baik dari lokal maupun internasional serta lebih dari 30 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) akan ikut mempromosikan produknya," jelas Daud. 

Pengunjung Krista Exhibitions Virtual Expo 2021 berasal dari berbagai segmen dan industri, seperti catering, maskapai, hotel, restoran, bar & café, bakery, toko kue, supermarket, classic store, mini market, pasar tradisional, e-commerce, e-retailer, toko online, market place, blogger makanan, produsen makanan, produsen perikanan, distributor, importir & eksportir, investor, konsultan F&B, lembaga pendidikan kuliner, lembaga penelitian swasta, kantor pemerintah, kedutaan asing.

Daud menjelaskan, pameran virtual ini  adalah platform virtual yang efektif dan efisien bagi para pelaku usaha, untuk bertemu dengan calon pembeli yang potensial. Pengunjung berkesempatan untuk video call dan live chat dengan peserta pameran. Apabila pengunjung ingin melakukan transaksi pembelian, maka pengunjung dapat membeli produk dan meminta sampel dari produk list yang telah terkoneksi dengan link e-commerce maupun website. 

Ia menyebutkan, pameran yang didukung sejumlah kementerian ini juga mengundang calon pembeli dari international, antara lain KBRI Tiongkok, India, Bahrain, Norwegia dan Uzbhekiztan dan perwakilan negara di dunia untuk Indonesia yaitu Kedutaan Qatar, Belgia, Maroko, Sri Langka serta Polandia.

Deputy Chief of Mission, Dino Kusnadi mewakili Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun menyampaikan pandemi memberikan dampak signifikan pada perekonomian global termasuk Indonesia. Berbagai koordinasi dan kerja sama telah dilakukan untuk memulihkan strategi ekonomi nasional. 

"Pameran ini diharapkan bisa membangkitkan ekonomi nasional. Seperti diketahui hubungan bilateral Indonesia  dan Tiongkok mencapai 71 tahun, adalah umur cukup matang. Namun antara daratan Tiongkok dengan kepulauan Nusantara berlangsung ribuan tahun pertukaran dagang dan sosial budaya," jelasnya. 

Menurut dia, makanan dan minuman dapat mengambil peran bahwa hubungan Indonesia-Tiongkok saling melengkapi. Bahkan ekspor ke Negeri Tirai Bambu masih berpeluang dengan produk makanan dan minuman yang berkualitas dari Indonesia. "Dalam mengambil peluang ini maka perlu diskusi antara pelaku usaha baik dengan pameran offline dan online," ucap Dino.

wartawan
YUE

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.