Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orientasi Hasil, Pemkab Gianyar Benahi Penyusunan SAKIP

RAKOR – Suasana rakor pembenahan penyusunanSistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

BALI TRIBUNE - Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Pemkab Gianyar menggelar pertemuan dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pembenahan penyusunan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah). Pertemuan dilaksanakan selama 3 hari, 6-8 Agustus, dengan menghadirkan narasumber Kepala Bagian Pengembangan Kinerja pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, SSTP.,M.Si. Kepala Bagian Ortal Kab. Gianyar I Gede Windia Beratha, SE., MM. mengatakan pertemuan ini dimaksudkan untuk mematangkan pelaksanaan program serta merubah mind set dari yang semula berorientasi pada kegiatan menjadi pada hasil. Dengan demikian penguatan sistem akuntabilitas kinerja instasi pemerintah (SAKIP) Kabupaten Gianyar dapat terlaksana dengan baik, Dengan penerapan sistem akuntabilitas kinerja ini, ujung-ujungnya akan bermuara pada perubahan orientasi program dari kegiatan menjadi hasil sehingga penggunaan anggaran akan menjadi lebih efektif dan efisien. Demikian juga, dengan pemilihan program dengan kegiatannya sehingga memberi dampak luas mengacu pada capaian target-target yang telah disepakati sesuai visi misi pimpinan. Melalui pertemuan ini pula, akan diketahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi perangkat daerah termasuk merumuskan upaya pemecahannya.  Dengan penerapan SAKIP ini akan diketahui apabila ada beberapa perangkat daerah yang mengerjakan satu program yang sama, atau kegiatan yang semestinya ada tetapi yang mengerjakan tidak ada. Ini menunjukkan harus ada evaluasi terhadap keberadaan kelembagaan itu sendiri karena tidak efektif dalam pelaksanaannya. Kabag Pengembangan Kinerja, Biro Organisasi Setda Prov Bali I Made Dwi Dewata menjelaskan, terdapat empat aspek yang harus diperhatikan dalam menguatkan sikap terkadap SAKIP yakni, komitmen, memiliki kepedulian, mau jujur serta mau mengubah ke lebih baik. Nilai kinerja itu sendiri mengidentifikasi kemampuan instansi pemerintah untuk merencanakan kinerja dan target kinerja, menyelaraskan apa yang dianggarkan dengan apa yang direncanakan, menyesuaikan apa yang dilaksanakan dengan yang dianggarakan serta telah melaporkan capaian kinerja selaras dengan apa yang dilaksanakan dan direncanakan sebelumnya.  SAKIP ini ingin mewujudkan pemerintahan yang berorientasi pada hasil. Sehingga yang dulu orientasinya menghabiskan anggaran saja, sekarang sudah dipikirkan apa manfaat dan hasilnya. Beberapa perangkat daerah di Kabupaten Gianyar masih perlu diperbaiki dan ditingkatkn lagi pemahamannya tentang pola pikir yang awalnya berorientasi pada kegiatan menjadi berorientasi pada hasil. Sehingga anggaran itu nantinya tidak lagi dihabiskan begitu saja, tetapi dimanfaatkan untuk menyelesaikan atau mengerjakan agar mencapai hasil yang sudah ditentukan. Terdapat tiga langah nyata dalam membangun SAKIP yakni, hasil dan ukuran yang jelas, memastikan bahwa turunan kinerja (cascading) telah ditetapkan sampai ke level organisasi terkecil dengan memanfaatkan logic model yang berfokus pada pencapaian Tujuan/Sasaran, sehingga terwujud perencanaan pembangunan yang terintregasi (Integrated Development Plan) serta Refocusing dan Crosscutting Program/Kegiatan.  Dwi Dewata menekankan, dalam kesempatan ini peran Kepala OPD juga sangat diharapkan dalam hal mengubah pola pikir, dari yang berorientasi pada kegiatan menjadi berorientasi pada hasil. Sehingga kehadiran Kepala OPD saat penyusunan cascading sangat diharapkan.  

wartawan
redaksi
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.