Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orientasi Standarisasi Peningkatan Kompetensi Pelayanan KB

Catur Sentana

BALI TRIBUNE - Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi petugas pelayanan KB, khususnya Bidan, Perwakilan Badan Kependudukann dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali menggelar kegiatan pertemuan Orientasi Standarisasi Peningkatan Kompetensi Pelayanan KB bagi IBI Cabang Kabupaten/Kota di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Senin (3/9) kemarin. Berdasarkan rencana strategis BKKBN tahun 2015-2019, tertuang salah satu program prioritas berupa pembinaan standarisasi tenaga kesehatan pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Upaya yang dilakukan BKKBN dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB adalah dengan mendorong pelayanan KB menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Demikian disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Catur Sentana pada saat membuka kegiatan pertemuan. Langkah yang diambil BKKBN dalam meningkatkan pelayanan KB MKJP, antara lain dimulai dengan penyediaan alat dan obat kontrasepsi, melengkapi sarana dan prasarana di klinik KB serta meningkatkan ketrampilan bagi para provider pelayanan KB (bidan dan Dokter). “Ketrampilan pelayanan KB ini diarahkan pada pelayanan KB MKJP. Dalam pelaksanaan pelatihan ketrampilan CTU IUD dan Implan, BKKBN bekerjasama dengan Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi (JNPK-KR),” ungkapnya. Untuk pemenuhan standarisasi pelayanan KB dibutuhkan adanya sertifikasi kompetensi bagi provider yang telah mengikuti pelatihan, sehingga untuk memudahkan proses sertifikasi BKKBN memperkenalkan Aplikasi Monitoring Berkualitas (MONIKA). “Monika ini akan membantu proses penyelesaian sertifikasi bagi bidan dan dokter yang pernah dilatih CTU berbasis online di BKKBN. Dengan Monika ini diharapkan sampai dengan desember 2018, seluruh bidan yang sudah berlatih CTU dan Implan di BKKBN akan mempunyai seritikat kompetensi, sehingga kualitas pelayanan KB dapat ditingkatkan," ujar Sentana Sementara Ketua IBI Provinsi Bali, Ni Ketut Adi Arini, S.Sos., SST., MM yang juga menjadi peserta dalam pertemuan tersebut menyampaikan sangat mendukung dengan adanya kegiatan peningkatan kompetensi yang dilakukan oleh BKKBN. Bidan sendiri, selama ini memang belum mempunyai sertifikat kompetensi, tetapi dalam prakteknya para bidan sudah melaksanakan pelayanan KB sesuai dengan prosedur yang ada. “Jadi dengan adanya aplikasi Monika  yang dikeluarkan oleh BKKBN, akan sangat membantu sekali, sehingga dalam pelayanan KB kami selaku bidan menjadi lebih PD, karena sudah ada bukti kompetensi yang kami punya, yaitu berupa Sertifikat Kompetensi," katanya. Arini berharap pada Januari 2019 nanti, semua Bidan yang telah ikut pelatihan sudah akan mendapatkan sertifikat kompetensi. “Karena kami yakin BKKBN tidak bisa menjangkau semua bidan, maka kami selaku IBI akan mengadakan sosialisasi ke bidan-bidan di kabupaten/kota melalui IBI Kabupaten/Kota," pungkasnya. 

wartawan
Redaksi
Category

Gugatan Ditolak Dua Kali, Penjual Tanah di Jimbaran Tetap Dihukum Kembalikan Uang Puluhan Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Sengketa dugaan penipuan jual beli tanah di Jimbaran, Kabupaten  Badung kian memanas.

Pelapor berinisial SN melalui kuasa hukumnya I Made Ariel Suardana, SH, MH, menanggapi pernyataan kuasa hukum Bun Djokosudarmo yang sebelumnya disampaikan melalui hak jawab di sejumlah media. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Kecelakaan Maut Terjadi dalam Sehari di Selemadeg dan Selemadeg Barat

balitribune.co.id I Tabanan - Dua kecelakaan lalu lintas berujung maut mengguncang wilayah Kecamatan Selemadeg Barat dan Selemadeg dalam waktu kurang dari lima jam pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa tragis tersebut merenggut dua nyawa, termasuk seorang pelajar berusia 10 tahun yang tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.