Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OTA Sasar Milenial Jelajah Indonesia

Bali Tribune/ DESTINASI - Bali merupakan salah satu 15 destinasi wisata branding yang telah ditetapkan oleh Kemenpar
balitribune.co.id | Denpasar - Indonesia yang memiliki beragam budaya, suku dan adat istiadat tidak pernah bosan untuk dieksplor. Setiap daerah pun mempunyai destinasi-destinasi menarik yang menawarkan karakteristik khas daerah setempat. Mulai dari pemandangan alam, kebiasaan hidup masyarakatnya, kuliner dan lainnya. Potensi itu yang menjadikan bangsa ini layak untuk dikunjungi. 
 
Pemerintah pun dalam hal ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Online Travel Agent (OTA) untuk mendatangkan wisatawan ke berbagai destinasi di Tanah Air. Sehingga dapat meningkatkan pariwisata pada tiap-tiap daerah di Nusantara. Co-founder & Chief Marketing Officer salah satu OTA, Gaery Undarsa beberapa waktu lalu dalam siaran persnya mengatakan, sebagai pelopor OTA karya anak negeri pihaknya bersinergi dengan Kementerian Pariwisata memajukan sektor pariwisata domestik dengan mengajak turis dalam negeri maupun mancanegara untuk berlibur ke Indonesia. 
 
Pihaknya akan memusatkan untuk mengangkat 15 destinasi wisata branding yang telah ditetapkan oleh Kemenpar yaitu Bandung, Bali, Jakarta, Kepulauan Riau, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat), Makassar, Lombok, Banyuwangi, Danau Toba, Palembang, Labuan Bajo, hingga Padang dengan fokus menyasar destinasi untuk generasi milenial. 
 
"Kami akan menyasar target Border Tourism, bagi turis yang membeli tiket pesawat menuju ke Pulau Batam dengan memberikan fasilitas free shuttle atau penjemputan gratis di Bandara Hang Nadim yang direncanakan akan juga bersinergi dengan mitra co-branding Kemenpar lainnya," ujar Gaery.
 
Terpilihnya OTA ini sebagai partner co-branding Wonderful Indonesia, akan sangat terbuka mengakomodir segala kebutuhan generasi milenial untuk berlibur. Begitu pun mulai memasuki event-event kelas internasional yang sedang menjadi tren di kalangan milenial," tambahnya. 
 
Kata Gaery perusahaan OTA ini akan terus mendukung Kemenpar untuk memajukan pariwisata di Indonesia dengan program-program lainnya. Dengan mengusung co-branding tersebut akan mampu menumbuhkan minat dan daya tarik wisatawan domestik maupun internasional untuk berlibur ke destinasi menakjubkan di Indonesia. 
 
Selain itu lanjut dia mengatakan, akan memberikan hot deals untuk tiket pesawat dan hotel bagi turis yang ingin berkunjung ke 15 destinasi wisata branding. Menteri Pariwisata, Arief Yahya berharap sektor pariwisata Indonesia bisa terbantu dalam menarik minat para generasi milenial untuk menjelajahi keanekaragaman objek wisata dan budaya. "Serta sekaligus dapat berkolaborasi dengan event kelas dunia di Indonesia yang turut membawa wisatawan mancanegara datang ke sini," katanya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.