Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pak Man Ngaku Beli Sabu di LPKerobokan

Bali Tribune/ SABU – Keempat tersangka pengedar dan pengguna sabu saat digelandang untuk menjalani pemeriksaan intensif di Kantor BNNK Badung, Sabtu (20/7) malam.
balitribune.co.id | Badung - Tudingan bahwa sering terjadi transaksi narkoba di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, ternyata memang benar adanya, seperti yang diakui salah seorang pengedar narkoba, I Nyoman Wid alias Pak Man (39)--seorang residivis yang Januari 2019 lalu baru saja keluar dari Lapas Kerobokan karena terlibat narkoba.
 
Jaringan Pak Man berikut 3 tersangka lainnya I Nyoman AS alias Mang Embe (28), Zak (25), dan Her (20) berhasil dibongkar oleh Tim Berantas dari BNNK Badung dipimpin langsung Kepala BNNK Badung, AKBP Ni Ketut Masmini, SH., MH., Sabtu (19/7) malam.
 
Pihak BNNK Badung juga mengamankan sejumlah barang bukti meliputi, 2 paket sabu seberat 11,7 gram bruto (10,61 gram netto), 1 bundel plastik klip, sebuah timbangan digital, 1 roll selotip bening, sebuah gunting, 2 handphone, serta 1 set alat isap sabu (bong).
 
“Kami mendapat informasi akurat dari masyarakat tentang jaringan peredaran narkoba tersebut sejak awal Juli 2019 lalu. Kemudian kami perintahkan Tim Pemberantasan Narkoba untuk mendalami informasi tersebut dan melakukan penyelidikan secara intensif,” ujar AKBP Ni Ketut Masmini, Minggu (21/7).
 
Setelah beberapa hari melakukan penyanggonggan di beberapa lokasi yang sering dijadikan ajang transaksi, awalnya tim memperoleh petunjuk tentang keberadaan salah seorang pengedar sabu yang dikenal dengan sebutan Mang Embe, yang sering “bermain” dan memperjual-belikan narkoba di wilayah Banjar Pasekan, Desa Buduk, Mengwi, Kabupaten Badung.
 
Sabtu, akhir pekan lalu sekitar pk. 21.45 Wita, Tim Berantas pimpinan AKBP Ni Ketut Masmini memergoki aksi sang target, Mang Embe saat berboncengan dengan Zak, keluar dari sarangnya. Meski sempat melakukan perlawanan saat dibuntuti dan dicegat beberapa petugas BNNK Badung, namun Mang Embe akhirnya mengakui sebagai pengedar sabu “kecil-kecilan” di wilayah tersebut.
 
Bahkan karyawan swasta itu juga mengakui kepemilikan 1 paket sabu seberat 0,39 gr bruto (0,2 gr netto) yang akan digunakan bersama tersangka lain, Her. Saat dilakukan penggeledahan di rumah Mang Embe, petugas menemukan sebuah bong yang mengindikasikan baru saja digunakan oleh ketiga tersangka tersebut.
 
Saat dilakukan interogasi terhadap ketiga tersangka yang positip sebagai pengguna narkoba itu, mereka akhirnya “nyanyi” bahwa barang haram nan terlarang tersebut diperoleh dari Pak Man. Setelah menyusun strategi jitu, Tim BNNK Badung berhasil menciduk Pak Man di rumahnya, di Banjar Tengah, Buduk, Mengwi, Badung, jelang dini hari.
 
Saat dilakukan penggeledahan, berhasil diamankan 1 paket sabu seberat 10,8 gram, sebuah timbangan digital dan beberapa barang bukti lainnya. “Ini “barang” (sabu, red) milik saya sendiri yang saya beli seharga Rp12 juta dari Lapas Kerobokan Denpasar. Rencananya akan saya jual kembali kepada para pemesan sabu dengan harga per paket (seberat 0,2 gram) berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp500 ribu,” kata Pak Man di hadapan penyidik.
 
Hingga berita ini diturunkan, keempat tersangka narkoba tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Kantor BNNK Badung. “Tersangka Mang Embe, Her, dan Zak dijerat Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 127 Ayat (1) huruf a yunto Pasal 132 Undang Undang RI Nomor: 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka Pak Man dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI yang sama,” jelas AKBP Ni Ketut Masmini.(u)
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.