Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Elektronik Angkat Daya Beli Masyarakat

Suasana pameran elektronik.

BALI TRIBUNE - Meskipun pertumbuhan industri pariwisata di Bali semakin membaik, namun daya beli masyarakat terhadap produk elektronik masih melesu. Guna membangkitkan daya beli dan minat masyarakat terhadap produk-produk elektronik, furnitur dan gadget perusahaan pembiayaan pun menyiasati dengan aneka promo dan pameran elektronik.

Marketing Manager Spektra (perusahaan finance FIF grup) Denpasar, Waluyo Hadi Pranoto, mengatakan, jika tahun ini permintaan produk elektronik dan furnitur dari kalangan masyarakat menengah kebawah masih belum menunjukkan pergerakan.

Dipaparkannya, pada pameran Spektra tahun 2016 lalu total penyaluran pembiayaan selama dua hari senilai Rp 660 juta. Dengan porsi penjualan hampir 70 persen adalah gadget sisanya elektronik dan furnitur.

Sedangkan pada pameran Mei 2017 dari total pembiayaan, sebanyak 58 persen merupakan penjualan gadget dan 42 persen produk elektronik dan furnitur. Jumlah tersebut menunjukkan porsi penjualan produk gadget, elektronik dan furnitur tahun 2017 ini menurun.

“Tahun ini gadget dan elektronik juga menurun dibanding tahun lalu, karena daya beli masyarakat menurun. Kita bikin event pameran animo orang tidak terlalu bagus dibandingkan tahun 2017 lebih tinggi 2016,” bebernya saat pameran Spektra di Ramayana Mall Denpasar, Rabu (2/8).

Dikatakan Waluyo, tahun 2017 ini, target pembiayaan Spektra Bali mencapai Rp 185 miliar dengan nilai penyaluran perbulan mencapai Rp 15 miliar. Saat ini jumlah konsumen aktif di Bali mencapai 22 ribu orang. Porsi tertinggi berada di Kota Denpasar yaitu sekitar 12 ribu lebih. Sedangkan untuk penyaluran kredit, produk gadget masih mendominasi.

“Sekarang itu gadget paling banyak dicari. Karena barang life style. Terbukti di toko-toko yang kerja sama kita, omset penjualan dan penyaluran kredit mayoritas dari gadget. Kalau kita lagi program promo yang dicari itu pasti promo Hp. Kalau laptop sudah jarang,” sebut Waluyo. Ke depan, pihaknya mengaku akan lebih terfokus untuk menyeimbangkan penyaluran pembiayaan di pasar gadget, elektronik dan furnitur dengan menaikkan daya beli masyarakat melalui pameran.

“Kalau melalui pameran pasti akan banyak promo dan pengajuan kreditnya lebih gampang. Kalau di kantor dan toko biasanya ada proses dan survei kalau di pameran akan diproses langsung. Tawaran promo di pameran yang diminati pembeli. Sehingga dapat menaikkan volume pembiayaan. Kita target Rp 2 miliar bisa menaikkan volume pembiayaan tahun ini,” terangnya.

Salah seorang pengunjung pameran, Sri mengakui jika lebih mudah mengajukan proses kredit elektronik saat pameran. “Saya lebih suka belanja di pameran. Saya beli laptop cepat prosesnya dengan KTP dan dikenakan biaya Rp 99 ribu untuk biaya administrasi,” katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2026 Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Meningkat

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelola kawasan pariwisata mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu Nusa Dua (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Golo Mori (Nusa Tenggara Timur). Jumlah ini meningkat 10,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.