Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Situs dan Ritus Tatanan Peradaban Bali Tua

Pameran Situs dan Ritus Tatanan Peradaban Bali Tua
Bali Tribune/ist. Suasana persiapan pameran Situs dan Ritus Peradaban Bali Tua di Denpasar Art Space Gedung Merdeka, Selasa (24/04/2019).

Balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai bentuk pelestarian dan pengembangan situs dan ritus sejarah di Bali, khususnya Kota Denpasar, untuk pertama kalinya, pameran fotografi, videografi, dan lukisan tentang situs dan ritus di Bali digelar oleh Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ).

Pameran ini adalah hasil kerja sama dengan Pemkot Denpasar serta stakeholder lainnya. Bertema “Situs dan Ritus Tatanan Peradaban Bali Tua”, pameran diselenggarakan di Denpasar Art Space (DAS), Jalan Surapati No 7, Denpasar, Kamis (25/04/2019) hingga 9 Mei 2019 nanti.

Ketua BPJ, I Made Bakti Wiyasa, di sela-sela persiapan pameran, Rabu (24/04/2019), menjelaskan, pameran ini terbuka untuk umum. Menurutnya, ini merupakan upaya untuk ngentenin (membangkitkan kesadaran) untuk mencintai heritage di Bali, khususnya di Kota Denpasar.

Pelaksanaan pameran ini, kata dia, selaras dengan UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Situs dan ritus merupakan bagian dari objek pemajuan kebudayaan yang harus dilestarikan. Dan, pemerintah wajib melindungi.

Bakti Wiyasa melanjutkan, BPJ sendiri telah terjun secara acak di situs-situs kuno yang ada di wilayah Tabanan, Badung, Buleleng, Denpasar, dan Klungkung. Beberapa situs yang telah dikaji akan menjadi materi pameran. Di antaranya situs Pura Desa dan Pura Puseh Peguyangan.

Juga, Pura Dalem Pemanis Penatih, Pura Dalem Tambawu, Pura Dalem Tungkub Khayangan Sakti Kesiman, Pura Pengerebongan, Merajan Agung Puri Kesiman, Pura Dalem Penataran Tangeb, Pura Kentel Gumi Kapal, Merajan Agung Puri Nyalian Klungkung, dan ada beberapa Pura lainnya.

Semua item karya merepresentasikan rekaman peradaban tua secara detail sebagai varian-varian keindahan simbolik berupa foto, film dokumenter, lukisan yang mewujudkan masing-masing dari tatanan peradaban Tri Maha Lingga Bali (Mahaagung, Mahaawidya, Maharata).

Adapun secara rinci jumlah karya yang dipamerkan dalam gelaran ini yaitu terdiri atas sebuah film dokumenter ritus serta 113 foto situs dan ritus yang fotonya diambil sendiri oleh para fotografer BPJ. Kemudian ada tujuh lukisan dan empat karya drawing oleh Bakti Wiyasa.

Selain itu, ada delapan karya fotografer lain, yakni Bayu Pramana (3 foto), Rudi Waisnawa (3 foto), dan Naya Suanta (2 foto). “Bencana heritage, pembongkaran situs kuno, praktik perusakan pura kuno sejatinya telah lama terjadi, tetapi hingga kini belum ada yang ngeh,” ujarnya.

Menurut Bakti Wiyasa, belum ada pihak yang mampu menghentikan perusakan itu hingga saat ini. "Semoga adanya pameran BPJ ini mampu menginspirasi Gubernur Bali untuk segera menghentikan praktik pembongkaran-pembongkaran pura kuno dansitus tua di Bali,” harapnya.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, menyabut baik pelaksanaan pameran situs dan ritus tatanan peradaban Bali tua ini. Menurutnya, selain dapat menjadi wahana pelestarian dan pengembangan, pameran ini jugadapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas.

“Secara umum, kami di Pemkot Denpasar sangat mendukung plaksanaan kegiatan ini. Hal ini sejalan dengan program pelestarian cagar budaya yang sangat gencar dilaksanakan Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan dengan sistem inventarisasi dan restorasi,,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat rutin digelar sebagai upaya pelestarian dan pengembangan potensi wisata baru. Dezire juga berharap, penyelenggaraan event unik yang memberikan edukasi ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Sehingga ke depannya keberadaan situs dan ritus di Kota Denpasar dapat dimanfaatkan sebagai wahana pariwisata edukasi dan sejarah dengan tetap menjaga kelestarian dan keaslianya. “Di sisi pariwisata, hal ini akan menarik minat peneliti-peneliti luar Bali untuk datang,” pungkasnya. (*)

wartawan
Wayan Sudarsana

Adi Arnawa Dorong Inovasi Yowana dalam Parade Ogoh-ogoh Desa Sulangai

balitribune.co.id I Mangupura -  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Parade Ogoh-ogoh Tahun Çaka 1948 di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Jumat (13/3/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Desa Adat Sulangai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Pimpin Rakor ASPER PSBS, Tegaskan Aturan Pemilahan Sampah di Badung Mulai April 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS) dengan para pengelola jasa pengangkutan sampah di Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Minggu (15/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Lepas Mudik Gratis, Bukti Kepedulian antar-Umat Beragama

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi melepas peserta program mudik gratis tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera di depan lobi Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (14/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pantau Gudang Bulog, Pemkot Denpasar Pastikan Pangan Terkendali

balitribune.co.id I Denpasar  - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melakukan monitoring ketersediaan stok pangan di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, Jumat (13/3/2026). Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Lebih Awal, Penumpang Padati Terminal Mengwi Jelang Nyepi

balitribune.co.id I Badung - Pergerakan pemudik di Terminal Tipe A Mengwi, Badung, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan pada Minggu (15/3/2026). Lonjakan penumpang tahun ini terjadi lebih awal karena periode mudik Lebaran 1447 H berdekatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Saka 1948.

Baca Selengkapnya icon click

Sucikan Diri Jelang Nyepi, Ribuan Pemedek Denpasar Gelar Melasti

balitribune.co.id I Denpasar - Sebagai rangkaian menuju upacara Tawur Agung Kasanga, ribuan umat Hindu di Kota Denpasar menggelar upacara Melasti di Pantai Padanggalak, Denpasar Timur, Minggu (15/3/2026) pagi. Prosesi ini merupakan tahap penyucian pratima serta benda-benda sakral sebagai persiapan spiritual menjelang Hari Raya Nyepi Saka 1948.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.