Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pamitan Petik Bunga, Dilaporkan Menghilang

PENCARIAN – Warga dan petugas lekukan pencarian nenek hilang.

BALI TRIBUNE - Seorang nenek Ni Wayan Matrah (63), warga Banjar Payangan Tengah, Desa Payangan, Kecamatan Marga, dilaporkan menghilang dari rumah. Korban dilaporkan meninggalkan rumah Rabu (19/12) siang. Hingga kini petugas dan warga sedang mencari keberadaan korban.  Berdasarkan informasi korban Ni Wayan Matrah, dilaporkan meninggalkan rumah hari rabu (19/12) sekitar pukul 13.30 wita. Dimana pada saat itu korban pamitan kepada I Wayan Ganggeng (66), bahwa akan memetik bunga pacah di sawah di subak Gede Payangan, Desa Payangan, Marga. Namun sekitar pukul 18.00 wita korban belum kembali ke rumah. Karena belum pulang, pihak keluarga akhirnya melakukan pencarian di sawah dan sekitarnya, namun korban tidak ditemukan. Selanjutnya pada hari kamis (20/12) pencarian dilanjutkan yang dibantu oleh warga setempat, namun korban tidak ditemukan. Dengan kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Marga.  Kapolsek Marga, AKP I Gusti Made Sudarma, saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya warga yang hilang dari Banjar Payangan Tengah, Desa Payangan, Marga. Menurutnya korban meninggalkan rumah pada hari rabu (19/12) siang, yang saat itu korban pamitan ke sawah untuk memetik bunga. "Dimana korban pamitan dengan suaminya untuk memetik bunga pacah namun sampai saai ini belum kembali kerumah," jelasnya, AKP I Gusti Made Sudarma, Jumat (21/12).  Menurut AKP Gusti Sudarma, berdasarkan pengakuan suaminya, korban sudah sering menghilang, tapi sore hari sudah ditemukan. Namun kali ini merupakan yang keempat kalinya korban menghilang, dan paling lama. Biasanya saat menghilang saat dicari korban ditemukan duduk di bawah pohon. Dan saat ditanya pengakuan korban katanya diajak jalan-jalan sama seseorang dari duni lain. "Korban sudah sering menghilang dari rumah, namun kali ini yang paling lama," tambahnya.  Ditambahkan, saat ini keluarga dan masyarakat setempat, serta dibantu oleh petugas dari Polsek Marga dan BPBD Tabanan ikut membantu melakukan pencarian terhadap korban. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.