Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pandemi Covid-19, Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Bangli Berjalan

Bali Tribune/ I Wayan Sarma.
Balitribune.co.id | Bangli - Di tengah pandemi Covid-19 beberapa kegiatan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK) dipangkas  atau ditiadakan. Namun tidak demikian dengan kegiatan fisik di sektor pertanian. Untuk tahun 2020  diplot anggran dari DAK Rp 940 juta  untuk menunjang  sarana prasarana pertanian. Selain itu dari APBN (dana dekon) juga diplot anggaran Rp 660 juta.
 
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sarma mengatakan tahun ini ada beberapa kegiatan  terkait peningkatan sarana dan prasarana pertanian yakni rehabilitasi jaringan irigasi. “Tahun ini ada beberapa kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi menyasar beberapa subak,” ungkap Wayan Sarma, Rabu (27/5).
 
Dari DAK diplot anggaran Rp 940 juta dengan kegiatan meliputi  pembangunan irigasi tanah dangkal/dalam untuk kelompok tani Sari Pertiwi, Desa Songan B Kecamatan Kintamani. Selain itu dibangun 5 unit embung di subak abian di Kecamatan Kintamani, yakni  Subak Abian, Taman Sari Desa Kedisan, Subak Abian Alas Arum, Desa Abang Songan, Subak Abian Meta Sari  Desa Catur, Subak Abian Manik Lestari, Desa Daup,  dan Subak Abian Yeh Buangga, Desa Subaya. Tidak itu saja juga dibangun DAM Parit di subak Uma Desa, Desa Abuan Kecamatan Susut  serta pembangunan dua pintu air di subak Deman Desa Apuan Kecamtan Susut dan Subak Tampuagan Tempek Candi, Kecamatan Tembuku. ”Untuk tahap  kegiatan  baru  masuk pada pembukaan rekening dari subak  dan kegiatan dipatok pengerjaanya sudah tuntas bulan Oktober,” tegas Wayan Sarma.
 
Sementara dari APBN diplot anggaran Rp 660 juta untuk perbaikan jaringan irigasi dengan menyasar 16 subak yang tersebar di empat kecamatan. Adapun kegiatan meliputi pembanguan embung untuk menunjang  sub sektor holtikulturan dan mendukung peternakan serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier. “Kegiatan sudah berjalan dan proses pengerjaan dilakukan secara swakelola,” jelas Wayan Sarma.
 
Kata Wayan Sarma, kegiatan fisik bersumber dari DAK di beberapa instansi dipangkas untuk penanggulangan Covid-19. “Kegiatan bisa berjalan karena sebelum pandemic Covid-19  sudah dilakukan tanda tangan kontrak dengan penerima kegiatan, sehingga praktis kegiatan harus berjalan,” ungkap Sarma.
 
Disinggung kegiatan yang bersumber darai APBD, kata Wayan Sarma semua kegiatan dari APBD ditunda pelaksanaanya karena anggaran dialihkan  untuk penanganan Covid-19. ”Karena situasi dan kondisi, ada beberapa kegiatan memang tidak bisa berjalan tahun ini khusunya sumber dana dari APBD,” sebut Wayan Sarma.
wartawan
Agung Samudra
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.