Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Panen Ulasan Negatif di TripAdvisor - Pengelola DTW Pura Besakih Cari Solusi

Pariwisata
Pariwisata di DTW Pura Besakih mendapat keluhan dari wisatawan.

BALI TRIBUNE - Menindaklanjuti berbagai ulasan negatif terkait pengalaman wisatawan saat berkunjung ke daya tarik wisata (DTW) Pura Besakih, pelaku industri pariwisata Bali beserta Manajemen Operasional Pura Agung Besakih dan Dinas Pariwisata Provinsi Bali melakukan diskusi untuk mencari jalan keluar.

Sejumlah wisatawan memberikan ulasan di TripAdvisor selama melakukan kegiatan wisata di Pura Besakih di antaranya ada yang tidak mengetahui adanya administrasi tiket Rp 60.000.

Ketidakjelasan apakah tiket termasuk sarung atau tidak. Tiket masih belum jelas termasuk guides atau tidak. Selain itu, ada pula permintaan donasi dan tips secara memaksa di luar tiket. Pemandu lokal mengantarkan sampai ke Pura Panataran, namun meminta tambahan sebesar USD 40.

Wisatawan merasa tidak nyaman dengan pedagang acung yang terus mengejar pengunjung. Pemaksaan untuk transportasi ojek dan pemaksaan membeli canang. Ulasan tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi citra pariwisata Bali. Sehingga perlu secepatnya diberikan tindakan tegas dan dibuatkan suatu aturan kepada pelaku yang berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan. Ini adalah masalah klasik yang terjadi sejak dulu.

“Dari dulu permasalah seperti ini memang banyak sekali, tidak hanya pedagang acung yang mengganggu ketertiban pariwisata juga ada oknum yang memaksa wisatawan untuk membeli canang. Selain itu juga mengharuskan menggunakan bunga di telinga, penyewaan sarung dengan biaya mahal,” beber Manager Operasional (MO) Kawasan Pura Agung Besakih, Ketut Sumendra di Denpasar, Selasa (20/6). Pihaknya pun meminta solusi kepada stakeholder terkait untuk bisa mengembalikan citra Besakih.

“Saya ingin menata untuk mengembalikan citra Besakih, namun saat melakukan penertiban ini malah saya dimusuhi oleh oknum-oknum tertentu. Untuk itulah kami meminta kepada pemerintah maupun stakeholder lainnya untuk diberikan solusi bagaimana cara menanggapi dan menghadapi masyarakat ini,” keluh Sumendra. Dia berharap adanya hukuman/sanksi kepada oknum-oknum yang menimbulkan ketidaknyamanan tersebut, sehingga akan memberikan efek jera.

“Contohnya saja, sebagai MO saya punya staf keamanan untuk mengawasi hal tersebut. Saat saya tidak ada, pedagang acung bebas menawarkan barangnya, nah saat saya datang semuanya kabur. Bahkan petugas yang sudah dibentuk ini belum bisa menangani, sehingga sangat diperlukan sekali sanksi ini,” harapnya. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra menanggapi permasalahan tersebut.

Dia menyatakan dengan tegas sikap pemerintah dalam hal ini yaitu mengatur Besakih untuk menjadi lebih baik. Yuniartha pun mengakui jika dirinya sering menerima keluhan dari wisatawan baik itu melalui surat maupun lisan. “Tentunya kami tidak ingin seperti ini, agar pariwisata kita tidak tercoreng. Makanya perlu menghadirkan Manajemen Operasional Pura Besakih, pelaku industri pariwisata dan stakeholder lainnya untuk bisa mengambil kebijakan yang tepat,” tegasnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Urai Kemacetan Kawasan Wisata, Pemkab Badung Ground Breaking Proyek Infrastruktur Senilai Rp2,9 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

DPC PDI-P Bangli Gelar Seminar 30 Tahun Tragedi “Kudatuli”

balitribune.co.id I Bangli - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Bangli menggelar seminar serangkaian memperingati 30 tahun peristiwa kerusuhan 27 juli 1996 (Kudatuli) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan seminar yang berlangsung di kantor DPC  PDI-P Bangli menghadirkan narasumber I Nyoman Prabu Rumiartha SH.MH.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.