Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Panggung Terbuka Desa Teges Kanginan akan Dimaksimalkan

PERESMIAN – Acara peresmian panggung terbuka di areal Pura Dalem Desa Pakraman Teges Kanginan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Senin, (10/12).

BALI TRIBUNE - Setelah berada sejak tahun 1977, panggung terbuka yang berada di areal Pura Dalem Desa Pakraman Teges Kanginan, Kecamatan Ubud Gianyar akhirnya direnovasi. Peresmian dihadiri oleh Sekdakab Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya sekaligus dilaksanakan upacara melaspas alit dan mendem pedagingan, Senin, (10/12). Upacara pemlaspas juga dilaksanakan pada beberapa bangunan palinggih yakni Palinggi Margapati, Palinggih Batan Bingin serta bangunan balai angklung. Bendesa Desa Pakraman Teges Kanginan, I Wayan Sukaya mengatakan, keberadaan panggung terbuka yang ada sejak 1977 di areal Pura Dalem, Pura Desa dan Pura Puseh tersebut selain memliki fungsi dari sisi keagamaan pada saat piodalan di Pura Kahyangan Tiga, juga memiliki fungsi ekonomis sebagai tempat pertunjukkan bagi wisatawan. Hal ini mengingat wilayah Desa Pakraman Teges Kanginan yang terdiri dari 168 Kepala Keluarga tersebut berada wiayah pariwisata Ubud. Namun diakui, pengelolaannya selama ini belum optimal, sehingga kontribusi dari keberadaan panggung terbuka tersebu kepada desa pakraman juga belum maksimal. “Pertunjukan seperti tari kecak, tari legong sering dilaksanakn disini jika ada permintaan dari wisatawan,” imbuh Sukaya. Hal senada juga dikatakan Kelian Adat Teges Kanginan, I Wayan Sumada, mengoptimalkan potensi yang dimiliki tersebut, perbaikan panggung terbuka dilakukan dengan bantuan dana hibah dari Pemkab Gianyar sebesar Rp 200 juta dari total dana yang dihabiskan sebanyak kurang lebih Rp 245 juta. Sedangkan sisanya berasal dari dana swadaya masyarakat Desa Pakraman Teges Kanginan. “Ke depan kita akan kelola secara professional, sehingga berkembang menjadi obyek wisata pertunjukkan dan mampu memberikan kontribusi lebih kepada Desa Pakraman,” terang Sumada. Sekdakab Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan, sangat mengapresisi semangat gotong royong yang dimiliki masyarakat Desa Teges Kanginan dalam melakukan pembangunan. Hal ini menunjukkan, rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang ada diantara masyarakat terjalin dengan baik. “Saya sangat mengapresiasi semangat dari masyarakat. Semangat kebersamaan ini yang kita butuhkan dalam memulai proses pembangunan yang ada di desa, kecamatan maupun kabupaten. Jadi pemerintah bersama masyarakat bahu membahu dalam melakukan pembangunan di wilayahnya untuk meningkatkan kesejahteran bersama,” kata Wisnu Wijaya. Ditambahkan Wisnu Wijaya, keberadaan panggung terbuka tersebut sangat bermanfaat sebagai usaha dalam pelestarian agama, adat dan budaya Bali. Apalagi, panggung terbuka ini telah ada sejak tahun 1977 tentu memiliki nilai sejarah bagi warga sekitar. Pelestarian dan pengembangan keberadaan panggung terbuka ini, ke depan harus tetap dilakukan sehingga mempunyai kontribusi lebih terhadap desa pakraman.  

wartawan
redaksi
Category

Dua Motor Adu Jangkrik di Jalur Denpasar Gilimanuk, Satu Pemotor Tewas

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang pemotor bernama  I Made Kartikayasa (33), tewas setelah terlibat tabrakan adu jangkrik di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg. Kecelakaan maut pada Sabtu (21/2/2026) malam tersebut dipicu oleh kendaraan korban yang melaju terlalu ke kanan hingga melewati as jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Tergiur Tawaran Kerja di Australia, 5 WN Bangladesh Disekap di Desa Pemuteran

balitribune.co.id I Singaraja - Nasib nahas dialami lima warga negara Bangladesh yang awalnya tergiur tawaran bekerja di Australia. Bukannya diberangkatkan, mereka justru diduga menjadi korban penyekapan di sebuah villa di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sampah Jadi Persoalan Serius, Yuli Utomo: Masyarakat Adat Harus Tindak Tegas Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Semarapura - Permasalahan sampah harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak termasuk masyarakat adat. Masyarakat adat perlu membuat peraturan dan memberikan sanksi yang tegas bagi pembuang sampah sembarangan.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Tahun Kepemimpinan Gus Par-Guru Pandu: Momentum Kuda Api, Karangasem Siap Berlari Kencang

balitribune.co.id | Amlapura - Tepat satu tahun sudah nakhoda kepemimpinan Kabupaten Karangasem berada di tangan Bupati I Gusti Putu Parwata (Gus Par) dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu). Momen bersejarah ini dirayakan dengan penuh makna sekaligus meriah, menyatu dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang dipusatkan di panggung terbuka Karangasem Akhir Pekan , Sabtu (21/2/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wajah Baru Desa Linjong, Menjaga Tradisi dan Alam Lewat Hutan Adat Giri Upawana

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar secara resmi meresmikan dimulainya pembuatan Hutan Adat "Giri Upawana" yang berlokasi di Banjar Linjong, Desa Tiga, Kabupaten Bangli pada Sabtu (21/2/26).

Baca Selengkapnya icon click

Bangun Solidaritas dan Kedisiplinan, 65 Member Komunitas Honda Bali Ikuti Fun Motour Camp

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali sukses menyelenggarakan Fun Motour Camp (Moto Touring Camp) sebagai langkah strategis dalam memperkuat solidaritas serta profesionalisme tata kelola komunitas sepeda motor. Mengambil lokasi di kawasan Bukit Kahyangan, Bedugul, kegiatan ini diikuti oleh 65 member perwakilan dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Honda Community Bali, Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.