Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pantai Pering dan Saba, Pontensi Wisata yang Merana

Bali Tribune/ PERING-SABA - Pantai Pering-Saba potensi yang belum digarap maksimal.

Balitribune.co.id | Gianyar - Pantai Pering-Saba yang sebelumnya terkesan kotor kini sudah terlihat bersih lantaran rajin diserbu pecinta lingkungan. Namun sayang, Pantai ini belum menyembul sebagaimana Pantai Keramas yang tancap gas dan semakin dikenal.  Kini, Pantai ini hanya masih dijadikan tujuan wisata alternatif oleh warga lokal disaat hari-hari tertentu saja. Apa yang menjadi kendala Pantai ini kurang dilik di jagat pelancongan?

Memang, Pantai Saba ini dulunya  sempat dijadikan tempat fvorot olah kalangan remaja.  Namun, lantaran minimnya fasilitas umum, spertai tepat ganti pakaian, tempat berteduh hingga parkir yang terbatas, membuat pantai ini ditinggalkan. Terlebih, kesan kumuh karena banyak sampah kiriman yang menepi di bibir pantai. Kini,  kebersihannya sudah terjaga, namun masih saja diposisikan sebgai tujuan alternatif disaat hari-hari tertentu.
 
Camat Blahbatuh, Ida Bagus Dharma Yudha,  Rabu (7/10) mengatakan, memang akan ada rencana untuk melakukan penataan pantai. Melihat bibir pantai yang di miliki pantai Pering-Saba sangat bagus berbeda dari pantai lainya yang ada di wilayah Gianyar. "Saat tiang menjabat camat sudah ada rencana penataan tersebut, apa lagi batas-batas atara Desa Pering dan Desa Saba sudah jelas" ujarnya.
 
Dikatakanya, saat ini pantai berpasir hitam itu belum memiliki lahan parkir. Sehinga pada saat pengunjung membludak akan terjadi kekroditan. Pada saat hari libur pengunjung yang datang sampai ratusan orang, bahkan pada hari-hari tertentu bisa mencapai ribuan. "Rencananya, ada wantilan yang dibangun oleh AMD dulu sudah keropos kondisinya sudah tidak layak akan dirobohkan, tapi itu masih kami koordinasikan ke pengemong Pura Sukeluwih, kalau pengempon maunya diperbaiki tiang akan masilitasi juga," ungkapnya. 
 
Kedua desa pun (Pering-Saba) belum ada yang melakukan pungutan parkir kepada pengunjung. Sehingga penataan pantai tersebut akan sangat mungkin dilakukan. Dengan melibatkan semua yang terkait. Sementara dengan kedua perbekel yang membawahi pantai Pering-Saba sudah dilakukan kordinasi terkait penataan itu.  

wartawan
Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.