Pantau Tes SKB Seleksi CPNS Jembrana, Bupati Artha Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan | Bali Tribune
Diposting : 14 September 2020 06:43
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune/KETAT - Selama SKB calon CPNS Pemkab Jembrana, seluruh tahapan mematuhi protokol kesehatan diberlakukan secara ketat.
Balitribune.co.id | Negara - Selama dua hari, ratusan calon CPNS untuk formasi Pemerintah Kabupaten Jembrana mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pelaksanaan SKB yang berlangsung Sabtu (12/9) hingga Minggu (13/9) dipusatkan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Kepegadawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali.
 
Test SKB digelar sebagai kelanjutan tahapan seleksi penerimaan CPNS bagi peserta yang telah dinyatakan lulus tes passing grade. Seluruh pelaksanaan SKB mematuhi protokol kesehatan.  SKB hari pertama Sabtu lalu dipantau langsung Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Kepala BKPSDM Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, Asisten I Setda Jembrana I Nengah Ledang serta beberapa pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Jembrana.
 
Di hari pertama, total peserta yang sedianya mengikuti SKB sebanyak 441 yang dibagi dalam dua ruangan yakni ruang melati dan ruang padma. 141 peserta mengikuti SKB di ruang Padma dalam tiga sesi masing-masing  diisi sebanyak 47 peserta. Sedangkan SKB di ruang melati sebanyak 300 peserta juga dibagi kedalam tiga sesi  masing-masing sesi sebanyak 100 orang peserta. Pada SKB dihari pertama, empat peserta tidak hadir tanpa keterangan.
 
Selain itu ada tiga orang peserta terkonfirmasi positif Covid-19. Total peserta yang mengikuti tes penentu untuk kelulusan sebagai CPNS Pemkab  Jembrana ini sebanyak 434 orang. Sedangan pada pelaksanaan tes SKB di hari kedua yang dilaksanakan di ruang Padma Minggu kemarin diikuti 111 peserta dengan tiga sesi yang masing-masing diisi 37 orang. Ada seorang peserta tidak hadir tanpa keterangan dan seorang tidak hadir akibat  terkonfirmasi positif Covid.
 
Sehingga total peserta yang tidak hadir selama 2(dua) hari tes SKB akibat terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 4 orang. Kepala BKPSDM Jembrana , I Made Budiasa menjelaskan dari total peserta yang sedianya mengikuti SKB Formasi tahun 2019 sebanyak 577 peserta. Namun dalam pelaksanaannya saat ini diikuti oleh 552 peserta yang mengikuti tes SKB di Bali, sedangkan sisanya sebanykan 25 peserta lainnya diakuinya mengikuti di luar Bali. Bagi peserta yang tidak hadir lantaran terkonfirmasi Covid-19, menurutnya masih ada kesempatan sehingga peserta yang kini tengah menjalani isolasi tersebut tidak dirugikan. 
 
Sedangkan Bupati I Putu Artha disela pemantauan meminta seluruh peserta selama pelaksanaan tes SKB berlangsung, dapat mengikuti tetst dengan baik. Tes ini juga disebutnya cukup penting ,karena memiliki bobot 60 persen. Sedangkan sisanya akan digabungkan dengan  nilai dari tes SKD (Seleksi Kompetensi Sasar)  yang sudah dilaksanakan sebelumnya dengan bobot 40 persen. Bupati Artha juga mengapresiasi panitia. Penyelenggara SKB telah mentaati dan mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan seleksi.