Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pariwisata Belum Bangkit, Para Pekerja Jual Aset Penuhi Kebutuhan Hidup

Bali Tribune / BELUM DIRASA - Dampak dari vaksinasi Covid-19 hingga saat ini belum dirasakan oleh pekerja pariwisata di Bali.

balitribune.co.id | Denpasar – Dampak dari vaksinasi Covid-19 hingga saat ini belum dirasakan oleh pekerja pariwisata di Bali. Keberadaan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan wabah global ini belum mampu membangkitkan perekonomian. Pasalnya, sejak proses vaksinasi berlangsung pada pertengahan Januari 2021 jumlah kasus terinfeksi Covid-19 di Tanah Air khususnya di Pulau Bali kian meningkat bahkan dalam sehari mencapai hampir 500 orang. 

Sejak beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 di Bali sudah mulai melandai dibawah 200 orang per Senin 25 Januari 2021. Pemerintah Pusat pun menginstruksikan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bali mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. 

Kondisi ini belum memungkinkan pariwisata kembali bangkit dalam waktu dekat. Hal tersebut berdampak pada para pekerja di industri pariwisata Bali. Sejumlah pekerja pariwisata di pulau ini mulai menjual aset mereka untuk bisa bertahan hidup. Mengingat sudah hampir satu tahun mereka tidak bekerja, tanpa pendapatan karena imbas dari penyebaran virus Covid-19 yang belum berakhir.

Kondisi ini dialami oleh salah seorang pemandu wisata yang biasanya menangani turis Korea sebelum pandemi Covid-19 menyebar di Bali, I Wayan S. Ia yang enggan menyebutkan nama lengkapnya ini mengaku telah kembali ke kampung halamannya di Petang, Kabupaten Badung. 

Ia yang ketika masih bekerja menjadi pemandu wisata awalnya tinggal di Kota Denpasar. Namun karena berhenti dari pekerjaannya karena terkena imbas Covid-19, ia bersama anak-anaknya memilih tinggal di kampung untuk menekuni pertanian. 

"Saya masih punya hutang, cicilan bulanan. Karena lama tidak bekerja dan tidak ada pendapatan jadinya tidak bisa bayar hutang. Sehingga aset berupa kendaraan roda empat kami jual untuk bisa menyambung hidup memenuhi kebutuhan sehari-hari," terangnya, Senin (25/1).

Wayan yang hidup bersama 3 orang anaknya mengaku kelawalahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sekeluarga.  

"Sisa tabungan sudah habis, terpaksa lari ke pertanian dan bisa buat memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Terpaksa baru-baru ini jual mobil dan dibeli murah," ungkapnya. 

Setelah selama 7 tahun bekerja di pariwisata Bali sebagai guide Korea kini beralih mengelola lahan di kampungnya menjadi petani palawija yang dipasarkan melalui online. "Penghasilan cuma bisa dipakai makan saja," cetus Wayan S. 

Sementara itu guide lainnya, Ketut H yang kini memutuskan untuk kembali ke kampungnya di Buleleng juga mulai menjual barang berharga miliknya. "Saya mulai menjual barang-barang berharga yang dulu saya beli di saat pariwisata masih bagus. Sekarang ini untuk memenuhi kebutuhan hidup, kamera pun saya jual," ucapnya. 

Mereka dengan sabar menunggu pulihnya perekonomian pascapandemi Covid-19. Sembari menunggu pariwisata kembali bangkit, para pekerja di industri ini sementara memilih beralih profesi menjadi petani dan sedikit demi sedikit menjual aset yang dikumpulkan saat sebelum pandemi mengguncang masyarakat dunia.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Pameran Tunggal Dodit Artawan “Domestic Still Life” Hadir di Discovery Kartika Plaza Hotel

balitribune.co.id | Mangupura - Discovery Kartika Plaza Hotel mempersembahkan Domestic Still Life, sebuah pameran lukisan tunggal yang memikat karya seniman Bali ternama, Dodit Artawan. Pameran lukisan ini resmi dibuka pada 6 Februari 2026 di Sunset Bar and Lounge hotel setempat, Kuta Kabupaten Badung yang elegan dan terbuka untuk umum hingga 6 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Gagalkan Peredaran 10 Kg Narkoba Senilai Rp15 Miliar, Amankan 5 Tersangka

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis Kokain, Sabu dan Ekstasi dengan berat total keseluruhan barang bukti mencapai hampir 10 Kg dengan nilai  Rp15 miliar Rupiah. Barang bukti sebanyak itu terdiri dari Kokain berat 1.295,20 gram, Sabu berat 5.984,14 gram dan Ektasi 5.052 butir (berat 2.586,72 gram).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Markas Judi Online WNA India di Badung & Tabanan Digerebek, 35 Orang Jadi Tersangka

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Siber Polda Bali menggerebek dua markas judi online Warga Negara Asing (WNA) India wilayah Canggu dan Munggu, Kabupaten Badung dan Tabanan, Selasa, 3 Februari 2026. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 39 orang namun 35 orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Bali. Sementara empat orang lainnya berstatus sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya icon click

Jalin Silaturahmi dan Perkuat Loyalitas, Dealer Honda Kembang Motor Bali Gelar Gathering Customer 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Dealer Honda Kembang Motor Bali kembali menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan jangka panjang dengan para mitra melalui kegiatan Gathering Grup Customer 2026 dengan tema “Stronger Together”. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari perwakilan LPD, Koperasi, BPR, serta Kantor Desa yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan Dealer Honda Kembang Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadirkan Helikopter Berteknologi "Hoist" Kolaborasi FINNS, SGI, dan BASARNAS Perkuat Sistem Tanggap Darurat

balitribune.co.id | Mangupura - FINNS Beach Club resmi meluncurkan helikopter pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) pertama di Bali yang dilengkapi kemampuan "hoist" atau evakuasi udara tanpa pendaratan. Kehadiran helikopter ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem tanggap darurat di Pulau Dewata, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.