Pariwisata Jembrana Tidak Terpengaruh Isu Corona Masyarakat Diminta Ngastiti Sekala Niskala | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 24 September 2020
Diposting : 10 March 2020 06:19
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune/ PARIWISATA - Geliat pariwisata Jembrana dipastikan tidak terpengaruh dengan informasi merebaknya penularan corona.
Balitribune.co.id | Negara - Kendati mencuatnya informasi mengenai merebaknya virus corona di Indonesia dampaknya memang sempat dirasakan dirasakan pelaku wisata gumi mekepung lantaran menjadi isu global, namun penularan virus corona yang memukul sektor pariwisata, tampaknya tidak begitu berpengaruh bagi pariwisata Jembrana.
 
Dampak mencuatnya informasi terkait penularan virus yang ditemukan pertamakali di Wuhan ini memang mempengaruhi geliat pariwisata di Bali. Namun dampaknya dipastikan tidaklah terlalu signifikan terhadap pariwisata di Jembrana. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Jembrana I Nengah Alit, Senin (9/3), menyatakan di tengah mencuatnya penularan virus corona sejak sejak beberapa bulan terkahir, hingga kini geliat pariwisata di kabupaten ujung barat pulau dewata masih tetap bergairah.
 
Menurutnya, tidak berpengaruhnya sektor pariwisata Jembrana terhadap dampak merebaknya virus corona karena pasar Jembrana lebih banyak wisatawan asing dari Eropa. “Tidak signifikan, pariwisata Jembrana masih baik-baik saja. Tamu yang datang juga masih banyak. Tidak ada penurunan akupansi yang drastis,” ujarnya. 
 
Terbukti dengan kondisi pariwisata yang tetap stabil, berbagai agenda kepariwisataan yang telah disusun di Jembrana juga semua berjalan dan mendapat respon positif dari wisatawan. Kendati tidak berpengaruh signifikan, namun pihaknya tetap melakukan langkah wasapda. Seperti dengan selalu memberikan rasa aman bagi wisatawan dengan senantiasa berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Jembrana. Langkah mitigasi yang merupakan bentuk antisipasi isu vorus corona merebak ke Jembrana tersebut diantaranya dengan mensinergikan kegiatan internal Dinas Kesehatan terhadap tempat tempat wisata. Upaya sinergi anatar OPD ini disebutnya sangat penting sebagai langkah antisipasi.
 
Untuk meyakinkan Jembrana masih aman dikunjungi, pihaknya aktif melakukan kegiatan promotif. Diantaranya melalui pelaksanaan event wisata, festival seni dan budaya maupun sport tourism. Berbagai event itu , katanya juga digelar rutin dan terjadwal. “Kemarin sudah digelar kejuaraan surfing di Yeh Sumbul serta offroad di Pekutatan. Event itu juga bagian promosi wisata melalui kegiatan olahraga,” jelasnya. 
 
Begitupula target kunjungan pasca merebaknya isu corona juga dipastikannya tidak mengalami perubahan. Sehingga target kunjungan yang telah disusun Disparbud Jembrana menurutnya masih sama dan tidak ada revisi target. Hanya saja, pihaknya berharap bisa menggenjot lebih banyak kunjungan wisatawan ke Jembrana di sektor domestik. “Harapan kita isu corona tidak mempengaruhi pariwisata Jembrana. Saya mengimbau masyarakat tetap tenang, tetap ngastiti, sekala niskala, agar virus ini tidak merambah Ke Jembrana dan segera berakhir. Percaya pada sumber resmi pemerintah, jangan sebarkan hoaks,” paparnya.