Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pariwisata Tak Boleh Bergantung Satu Negara

Bali Tribune/Made Wijaya
Balitribune.co.id|Badung - ANJLOKNYA kunjungan wisawatan Tiongkok  gara-gara virus Corona benar-benar memukul pariwisata Bali, khususnya Badung. Apa sebab? Pasalnya, pasca ditutupnya penerbangan dari dan ke Tiongkok, sejumlah akomodasi dan tempat atraksi wisata di Badung sepi pengunjung. Kondisi ini pun menarik perhatian Anggota Komisi II DPRD Badung, I Made Wijaya.
 
 Menurutnya sepinya  kunjungan wisatawan ke Bali lantaran selama ini Bali terlalu mengandalkan satu negara yakni Tiongkok. Padahal, dunia pariwisata mestinya menggaet wisatawan dari  seluruh dunia.
 
"Kita salah melangkah. Padahal kalau kita lihat, Bali bukan terkenal karena wisatawan China. Dulu ada Jepang. Mengapa sekarang baru ditinggal tamu China, kita kelimpungan," ujar Wijaya, Kamis (5/3/2020).
 
Politisi Gerindra ini pun menyarankan ke depan pariwisata Bali tidak boleh lagi bergantung pada tamu satu negara saja. “Ini perlu diperbaiki. Ke depan mempromosikan pariwisata harus merata ke berbagai belahan dunia. Tidak boleh hanya di satu negara itu saja,” pintanya.
 
Selain promosi, Wijaya juga meminta agar  jalur penerbangan dari Bali diperluas lagi. Sehingga wisatawan dari banyak negara bisa langsung datang ke Bali. Selama ini, kata dia, salah satu kendala pariwisata Bali adalah terbatasnya transportasi. 
 
“Penerbangan ke dunia barat juga harus diperbanyak. Biar tamu-tamu Eropa bisa mudah datang ke Bali. Selama ini kendala mereka transportasi,” kata Wijaya.
 
Mengenai  virus Corona yang sudah merambah ke berbagai negara di dunia, pengusaha atraksi water sport ini berharap virus yang pertama muncul di Wuhan Tiongkok tersebut segera dapat diatasi. 
 
"Jika ditemukan penyembuhannya, saya yakin orang-orang akan lega, maka akan banyak yang datang lagi ke Bali," tegas politisi yang akrab disapa Yonda ini. 
wartawan
I Made Darna
Category

Gubernur Koster dan BPK RI Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan, Fokus Pembangunan Terintegrasi 'One Island, One Management'

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Pimpinan I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Nyoman Adhi Suryadnyana berkomitmen saling menguatkan sinergi pengelolaan keuangan negara dengan tertib administrasi untuk mewujudkan pembangunan daerah secara terintegrasi dalam konsep "One Island, One Management" (Satu Pulau, Satu Pola, dan Satu Tata Kelola).

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Kerja Sama Bali–Rusia, Gubernur Koster Terima Kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg

balitribune.co.id | Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, sebagai upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antara Bali dan Rusia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ford DAS Bali Gelar BNOA Seri Kedua, Tantang Konsumen Taklukkan Medan Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - PT DAS Indonesia Bali, selaku Main Dealer Ford di Bali, kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga hubungan erat dengan pelanggan melalui ajang Bali Next Gen Owner Adventure (BNOA). Mengusung tema "The Journey Continues", kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemilik kendaraan Ford untuk menyalurkan gaya hidup petualang mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Buru Pelaku Pencurian Ketu Milik Dua Sulinggih di Desa Budakeling

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus pencurian benda sakral berupa Ketu atau Bawa milik dua orang Sulinggih di Desa Budakeling, Karangasem pada Jumat (5/6/2026) lalu, menarik perhatian publik. Sementara hingga saat ini anggota Polsek Bebandem dan Sat reskrim Polres Karangasem masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Ekonomi Global

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya tekanan terhadap perekonomian global akibat konflik geopolitik dan lonjakan harga energi, stabilitas sektor jasa keuangan nasional masih menunjukkan daya tahan yang kuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja sektor keuangan Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan intermediasi yang positif serta tingkat permodalan dan likuiditas yang terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.