Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Badung Gagal Tender - Pedagang Sebut Pemerintah Ingkar Janji

PASAR BADUNG
GAGAL TENDER – Pasar Badung yang sudah siap dibangun kembali setelah dibersihkan, agaknya harus tertunda karena mengalami gagal tender. Padahal jadwal semula, pembangunan kembali pasar terbesar di Bali itu dijadwalkan bulan Juni mendatang.

BALI TRIBUNE - Proyek pembangunan  kembali Pasar Badung dipastikan tertunda. Proyek yang direncanakan mulai dibangun Juni 2017 ini, ternyata mengalami gagal tender. Tertundanya prmbangunan pasar terbesar di Bali ini membuat ratusan pedagang yang kini harus menempati lahan relokasi merasa kecewa. Mereka menuding Pemkot Denpasar telah ingkar janji.

Salah satu pedagang, Putu Anan mengaku sangat kecewa terkait gagalnya tender pembangunan Pasar Badung. Kondisi ini tentu menyebabkan pedagang lebih lama lagi berjualan di eks Tiara Grosir. Selain itu pihaknya juga sangat menyayangkan pernyataan pemerintah yang berjanji menuntaskan pembangunan Pasar Badung secepat mungkin. Namun faktanya, hingga kini pembangunan tak kunjung dilakukan.

"Dari terbakar kan sudah satu tahun, sekarang aja baru keputusan pemenang tander, namun gagal. Kalau sekarang kan perlu waktu yang lama dalam proses tender apalagi ini gagal, kan dua kali lipat jadinya. Tentu ini membuat kami kecewa," ujar Anan ditemui di lapak dagangannya, Selasa (16/5).

Hal senada disampaikan pemiliki Toko Surya Sana, Anak Agung Ratu, dimana pihaknya berharap besar ketika bangunan Pasar Badung yang lama dibongkar, maka pembangunan akan segera dilaksanakan. Karena biasanya setelah pembongkaran dilanjutkan dengan pengerjaan proyek.

Tetapi nyatanya tidak demikian, lama setelah dilaksanakan pembongkaran, pembangunan tak kunjung dimulai. "Kondisi ini tentu menimbulkan kekecewaan mendalam di benak pedagang. Kalau ramai sih ga masalah, tapi ini sepi, panas dan tidak ada udara, jadi kecewanya berlipat ganda,” katanya.

Pernyataan tegas juga diutarakan pemilik Toko Polos, Komang Artana. Ia menilai pembangunan kembali Pasar Badung cenderung lambat. Hal ini sangat tidak sesuai dengan komitmen pemerintah ketika bencana terjadi. Pihaknya menyebut pemerintah telah menjanjikan akan melakukan pembangunan secepatnya, sehingga pedagang mau pindah ke lokasi relokasi.

Sebagai pedagang pihaknya berharap pembangunan segera dilaksanakan sesuai dengan janji yang pernah diucapkan. “Namun, jika terus tidak ada kejelasan seperti ini, bisa jadi pedagang akan menggagas demo terkait kejelasan pembangunan Pasar Badung,” tegasnya.

Dirut PD Pasar Kota Denpasar, I Made Westra, mengakui adanya kekecewaan pedagang terkait tertundanya pembangunan Pasar Badung akibat gagal tender. Pihaknya mengakui, hingga kemarin sudah banyak keluhan dari pedagang yang menanyakan kelanjutan proses pembangunan Pasar Badung. "Iya setelah ada informasi proyek Pasar Badung gagal tender, pedagang tentu kecewa. Sudah banyak yang menanyakan bagaiman kemudian kelanjutannya bagaiamana, keluhannya beragam," ujar Westra.

Dikatakan, terkait tertundanya pembangunan Pasar Badung akibat gagal tender, pihaknya saat ini tidak mampu berbuat apa, pihaknya hanya bisa menyerahkan kepada pemerintah daerah terkait. Saat ini, kata dia, pihaknya hanya bisa menyosialisasikan kepada pedagang terkait gagal tendernya proyek Pasar Badung dan memberikan penjelasan terkait proses selanjutnya.

"Kami akan segera sosialisasikan kepada pedagang terkait hal ini (gagal tender,red).  Pedagang tentunya kecewa karena akan lebih lama lagi menempati tempat relokasi. Tapi kami berharap pedagang bisa mengerti, karena pemerintah sudah berupaya keras,  namun tertunda karena gagal di proses tender," harapnya.

Seperti diketahui, Proyek pembangunan  Pasar Badung di Jalan Gajah Mada, Denpasar, dipastikan bakal tertunda. Proyek yang direncanakan mulai dibangun pada bulan Juni 2017 itu ternyata mengalami gagal tender. Dari 78 kontraktor yang mendaftar, dan 15 kontraktor yang mengajukan penawaran, semuanya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Berdasarkan informasi terbuka dalam situs Eproc.denpasarkota.go.id, sedikitnya ada 78 kontraktor yang melakukan pendaftaran lelang proyek Pasar Badung. Dari 78 kontraktor tersebut  Pemerintah Kota Denpasar melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Denpasar. telah menetapkan  lima besar.

Lima kontraktor yang sebelumnya masuk lima besar itu antara lain PT Adhi Karya (Persero) tbk; PT Nindya Karya (persero); PT Amarta Karya (persero); PT Tunas Jaya Sanur; dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Tbk.

Dari lima besar itu, tercatat pada situs tersebut kontraktor yang melakukan penawaran terendah dan yang sempat disebut-sebut bakal jadi pemenang adalah PT Adhi Karya dengan nilai penawaran Rp. 136.336.552.000. Namun, ternyata dalam proses evaluasi dan verifikasi PT Adhi Karya pun gugur karena dinyatakan ada beberapa item persyaratan yang tidak sesuai ketentuan terkait Dokumen Pemilihan dan Adendum Dokumen Pemilihan.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Dinsos Badung Raih Nilai Tertinggi Penilaian Ombudsman, Bupati Minta Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Sosial Kabupaten Badung meraih nilai tertinggi dalam penilaian unit layanan Ombudsman Republik Indonesia dengan skor 89,59. Atas capaian tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (14/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PP Akomodasi Calon Tunggal di Pilkel, Komisi I dan DPMD Tabanan Pilih Tunggu Permendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Komisi I DPRD Tabanan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sedang menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sebagai acuan teknis pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) serentak pada 2027.

Langkah ini dilakukan untuk mengatur mekanisme calon tunggal yang kini telah diakomodir dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 untuk melawan kotak kosong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabel Udara di Sanur Segera Dipindahkan, Sekda Denpasar Pastikan Kesiapan Teknis SJUT-IPT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam menjadikan kawasan Sanur sebagai destinasi wisata unggulan yang modern dan berestetika. Langkah strategis terbaru yang dilakukan adalah mematangkan program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu dan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) untuk memindahkan kabel telekomunikasi dari udara ke bawah tanah.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Resmikan Safety Riding Center Jateng, Perkuat Budaya Berkendara Aman

balitribune.co.id | Semarang – Astra Motor selaku Main Dealer sepeda motor Honda dan bagian PT Astra International Tbk secara resmi membuka Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang pada Rabu (15/7/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi wujud komitmen Astra Motor dalam memperkuat perannya mewujudkan budaya keselamatan berkendara di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Budaya Aman di Jalan, 53 Duta Keselamatan Berkendara Ikuti Safety Riding Camp 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Guru, siswa hingga mahasiswa dari berbagai wilayah di Tanah Air mengikuti Safety Riding Camp 2026 yang diselenggarakan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM). Mereka menguji pengetahuan dan keterampilan berkendaranya sekaligus berkompetisi membuktikan siapa yang terbaik dalam mengampanyekan keselamatan berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Capaian CKG Baru 23,11 Persen, Dinkes Tabanan Luncurkan Inovasi SAPA CKG Ngayah Ring Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabanan mencatat realisasi kumulatif Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah tersebut baru mencapai 23,11 persen hingga 12 Juli 2026. Angka tersebut setara dengan 110.353 orang dari total sasaran masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.