Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Relokasi Sukawati Diharapkan Jadi Pasar Hewan

Bali Tribune/ PASAR - Suasana Pasar Relokasi Sukawati yang tidak digunakan para pedagang.
balitribune.co.id | Gianyar - Keberadaan Pasar Semabaung, Blahbatuh, Gianyar yang dulunya dikenal sebagi pasar hewan, kini semakian ditinggalkan. Padagang  hewan semakian sedikit, dan pembeli pun beralih ke sentra-sentra penjualan ternak di pedesaaan atau langsung ke Pasar Bringkit, Mengwi, Badung. Seiring  perkembangan pemukiman yang semakin padat, keberadaan Pasar Semabaung  pun dinilai tidak refensentatif  lagi sebagai Pasara hewan. Sementara Pasar Relokasi Sukawati di Banjar Gelumpang, Sukawati yang lokasinya jauah da pemukiman dinilai lebih ideal.      
 
Ditemui, Selasa (20/4), Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Ngakan Putu Readi menyebutkan sampai saat ini Pasar Semebaung masih difungsikan sebagai Pasar Hewan di Gianyar. Diakuinya pasar ini memang kurang representatif, mengingat berada di tengah pemukiman penduduk dan tempatnya relatif sempit. "Itu Pasar Hewan Semebaung leading sektornya di Disperindag, untuk pasar hewan kondisinya memang sudah tidak representatif," lempar Ngakan Readi.
 
Dikatakannya juga Pemkab Gianyar berkeinginan membangun pasar hewann yang representatif dan tidak dekat dengan pemukiman penduduk. Namuan, pihaknya masih kesulitan mencari lahan yang representatif itu, karena harus ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. “Pasar Hewan ini  harus jauh dari permukiman penduduk, dan harus dilengkapi pengolahan limbah dan sampah,” ungkapnya.
 
Menyikapi usulan dari warga, seperti warga Banjar Gelumpamg, Desa Sukawati agar menjadikan pasar relokasi menjadi pasar hewan, pihaknya akan mengkajinya. Walau demikian, terkait kepemilikan lahan juga dipertimbangkan, sehingga saat perencanaan dan realisasi tidak menemui hambatan. "Usulan ini akan kami teruskan, bagaimana nanti setelahnya akan diputuskan atasan. Walau demikian nanti akan ada kajian atau studi kelayakan, kalau semua persyaratan dipenuhi, maka akan berlanjut," pungkasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Lantik Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Periode 2026–2031, Bupati Badung: Perumda MGS Harus Jadi Penopang Produksi dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) mengambil sumpah jabatan dan melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung periode 2026-2031, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/1).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pelantikan Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung, Ir. I Made Ponda Wirawan, ST., menghadiri acara Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana untuk masa jabatan 2026-2031. Kompiang Gede Pasek Wedha dipercaya sebagai Direktur Utama, sedangkan I Made Anjol Wiguna ditetapkan menjabat Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel One, Solusi Terpadu Untuk Gaya Hidup Digital Masa Kini

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan melalui Telkomsel One, layanan konvergensi yang mengintegrasikan konektivitas unggulan jaringan internet rumah IndiHome dan layanan mobile Telkomsel dalam satu layanan terpadu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Perencanaan Tak Matang, Proyek Tol Bali Barat Jalan di Tempat, Hak Ekonomi Warga Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Keluhan masyarakat mengenai dampak belum matangnya perencanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi) di wilayah Bali Barat segera menemui titik terang. 

Ribuan bidang tanah warga yang selama hampir tiga tahun terkunci dalam Penetapan Lokasi (Penlok) berpotensi dibuka blokirnya pada bulan depan.

Baca Selengkapnya icon click

TNI AL Tangkap Anggota Komcad Penjual Senpi dan Amunisi

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari ancaman peredaran senjata api (senpi) ilegal, Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral)- V dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali berhasil meringkus sekaligus mengamankan ASR, pria kelahiran Bandar Lampung, 6 Mei 1992, yang mengaku anggota Komponen Cadangan (Komcad).saat hendak menjual senpi yang ditawarkan seharga Rp35 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.