Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Arus Mudik, Terminal Kargo Gilimanuk Dibanjiri Sampah

SAMPAH – Banyak sampah plastik sisa arus mudik bertebaran di areal Terminal Kargo Gilimanuk.

BALI TRIBUNE - Arus mudik Lebaran yang berlangsung selama sepekan lalu meninggalkan persoalan baru. Kini di jalur yang sempat dijadikan sebagai perlintasan bagi pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk dibanjiri sampah.  Seperti di areal Terminal Kargo Gilimanuk di lingkungan Penginuman, Gilimanuk yang sempat dijadikan jalur pengalihan arus dan kantong mobil pribadi serta bufferzone loket tiket saat berlangsungnya arus mudik, kini areal seluas 3 hektare ini dijejali sampah plastik. Saat berlangsungnya arus mudik sejak H-4, Senin (11/6) malam, saat itu sudah mulai terjadi peningkatan arus pemudik yang akan keluar Bali, arus kendaraan pribadi hingga angkutan travel yang akan menyeberangan ke Jawa dialihkan dan ditampung di lahan ini sebelum menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk dengan maksud untuk mengurangi kemacetan dan antrean kendaraan. Saat terjadi kepadatan termasuk sempat dijadikan lokasi mengkandangkan truk yang membandel melintas saat puncak arus mudik pada H-3 Lebaran. Namun setelah berakhirnya arus mudik, areal tersebut kini dipenuhi sampah. Pantauan di lokasi, Kamis (21/6), tampak sepi dan tidak ada aktiftas lagi kendati tenda bekas pos pelayanan saat arus mudik masih berdiri serta ratusan barier dan patok yang dijadikan pemisah jalur antrean mobil juga masih berjejer. Namun sampah plastik seperti pembungkus makanan dan minuman bertebaran di lokasi ini. Lokasi lapang di pinggir jalan menuju pelabuhan tersebut kini tampak kotor. Apabila angin bertiup kencang maka sampah-sampah tersebut berterbangan bersama debu. "Sampah itu dibuang oleh pemudik saat terjadi antrean. Sekarang bertebaran dan kelihatan kotor," ujar seorang warga.  Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan, Kelauatan dan Perikanan Kabupaten Jembrana I Gusti Agung Kade Oka Diputra dikonfirmasi kemarin mengakui setelah berakhirnya arus mudik, areal terminal kargo yang menjadi kewenangan Bidang Perhubungan ini dipenuhi sampah sisa arus mudik. Namun pihaknye memastikan sampah bekas bungkus makanan dan minuman yang dibuang pemudik tersebut akan segera dibersihkan. “Jumat (hari ini) kita akan bersihkan sampah-sampah itu,” ujarnya.  Untuk membersihkan areal Terminal Kargo Gilimanuk dari sampah yang ditinggalkan para pemudik itu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti PT ASDP Indonesia Ferry yang memanfaatkan areal itu untuk jalur pengalihan dan penampungan mobil pribadi yang akan masuk pelabuhan saat berlangsungnya arus mudik.  “Kita sudah berkoordinasi dengan ASDP dan sudah sepakat untuk bersama-sama membersihkan sampah dari landasan terminal kargo itu,” ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten  Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan sampah yang mengotori landasan terminal kargo pasca berlangsungnya arus mudik itu memang harus dibersihkan. Selain agar tidak kelihatan jorok, di areal tersebut menurutnya juga akan dilanjutkan pembagunan Terminal Kargo yang dikatakannya masih menunggu APBD Perubahan.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Koster Temui Sejumlah Menteri untuk Optimalisasi PWA dan Normalisasi Sungai Pascabanjir

balitribune.co.id | Denpasar - Pascabanjir yang melanda Bali pada 10 September 2025, Gubernur Bali, Wayan Koster bergerak cepat berkoordinasi ke pusat guna menangani sejumlah persoalan di Bali. Orang nomor satu di Bali ini menemui Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra di Jakarta pada 15 September 2025. 

Baca Selengkapnya icon click

Pariwisata Bali Didorong Mengadopsi Konsep Bangunan Hijau dan Cerdas

balitribune.co.id | Mangupura - Kepariwisataan Bali yang kian populer, membuat pemilik modal tertarik berinvestasi di sektor akomodasi wisata. Pelaku usaha di sektor perhotelan di Bali didorong mampu mengadopsi konsep bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas dalam setiap proyek pembangunannya. Hal ini untuk mendukung target Bali emisi nol pada 2045 dan pemerintah pusat pada 2060 melalui pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sering Banjir-Longsor, Pemkab Tabanan Akan Buat Jembatan di Lembah Sanggulan

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan membuat jembatan pada lokasi lima rumah yang terkena banjir dan longsor di Perumahan Lembah Sanggulan di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.

Rencana ini merupakan solusi yang hendak direalisasikan Pemkab Tabanan mulai 2026 mendatang untuk mengantisipasi terulangnya banjir dan longsor di kawasan itu.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Tabanan Dorong Normalkan Aliran Tukad Yeh Dati Karena Sering Meluap

balitribune.co.id | Tabanan – Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, meminta pemerintah daerah setempat menormalkan aliran sungai atau Tukad Yeh Dati di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, karena airnya sering meluap hingga menyebabkan banjir dan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BWS Bali-Penida Fokus Normalisasi Sungai dan Infrastruktur Pengendali Banjir

balitribune.co.id | Denpasar - Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida tengah menyiapkan langkah serius untuk menormalisasi sejumlah sungai besar di Bali. Kepala BWS Bali-Penida, Gunawan Suntoro, menegaskan normalisasi ini mendesak dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan BPBD Terus Sisir Sungai Pascabanjir

balitribune.co.id | Denpasar - Tim gabungan BPBD dan perkumpulan penyelam Desa Serangan melakukan penyisiran korban banjir bandang di aliran Tukad Badung di kawasan Istuari Dam Suwung, Rabu (17/9). Penyisiran yang melibatkan 9 penyelam secara bergantian, terus dilakukan sejak pagi selama dua hari ini di lokasi yang sama. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.