Diposting : 7 April 2020 20:35
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune / Pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana Selasa (7/4) saat memberikan keterangan pers terkait bertambahnya pasein positif corona di Jembrana
balitribune.co.id | Negara Kini jumlah pasien positif corona di Jembrana bertambah. Bahkan kini diketahui ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Jembrana yang ditemukan dan dirawat di luar Jembrana. Begitupula jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Jembrana semakin bertambah.
 
Berdasarkan data yang diperoleh pada Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana Selasa (7/4) diketahui total pasien positif covid-19 di Jembrana sudah bertambah dua orang. Sehingga total sampai Selasa pukul 14.00 Wita tercatat sudah ada empat kasus positif di Jembrana. Dua tambahan pasien positif covid-19 baru tersebut merupakan warga Jembrana asal kecamatan Negara dan kecamatan Melaya.
 
"Kasus baru satu orang merupakan transmisi lokal dari pasien positif sebelumnya (istri dari pasien positif pertama) . Yang kedua setelah kami tracing merupkan imported case, PMI (Pekerja Migran Indonesia) sempat bepergian keluar negeri," ungkap Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha. Keempat pasien positif covid-19 tersebut kini masih dirawat di ruang isolasi RSU Negara.
 
"Saat ini masih dirawat , namun kondisinya sudah membaik. Kita fokuskan untuk isolasi di RSU menunggu hasil swab berikutnya ," ujarnya saat memberikan keterangan pers bersama Wakil Ketua I Gugus Tugas, Letkol Jefry Marsono Hanok serta Kabag Ops. Polres Jembrana, I Wayan Sinaryasa. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan Jembrana (PDP)  kini jumlahnya menjadi delapan orang dan empat diantaranya sudah positif.
 
Baru tiga PDP yang sudah sembuh dan kini diawasi dirumah dan 1 orang tengah menjalani perawatan di RSU Sanglah. “Penambahan 3 orang PDP itu hasil tracing Gugus Tugas Provinsi. Mereka warga KTP Jembrana tapi dirawat di luar Jembrana, " terang Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana ini. Sementara untuk jumlah ODP, dari data yang dihimpun Gugus Tugas  Jembrana Selasa kemarin sudah berjumlah 102 orang.
 
Angka itu bertambah tujuh orang dari sebelumnya. Sedangkan 31 diantara ODP itu kini sudah sembuh atau selesai dalam pemantauan. Menyikapi tambahan kasus positif baru ini, Pemkab Jembrana disebutnya  sudah memperluas penelusuran kontak. Diantaranya  tracking kontak terhadap cluster kecamatan Negara dan Melaya.  “Untuk cluster baru di Negara dan Melaya hari ini sudah diambil rapid tes. Total sebanyak 15 orang di RSU Negara,” jelasnya. 
 
Kedepan untuk mempersingkat jarak lokasi dengan tempat tinggal ODP, pihaknya sedang menyiapkan 10 puskesmas se-Jembrana sebagai tempat pelaksanaan rapid test. Tenaga analis pun sudah dilatih untuk kesiapan dilapangan. “Jadi nanti tidak hanya dipusatkan di RSU Negara. Rapid test ini untuk menjangkau ODP di Jembrana karena sampai hari ini masih ada 30  ODP yang belum mengikuti tes rapid,” tandas Arisantha.