Pasien Positif Bertambah, Penelusuran Makin Diintensifkan | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 10 Agustus 2020
Diposting : 10 April 2020 21:14
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune / Petugas Satgas Gotong Royong di Tingkat Desa melakukan pendataan terhadap warga yang baru datang di Jembrana.
balitribune.co.id | NegaraPasien covid-19 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Orang Dalam Pemantauan (PDP) asal Jembrana kini bertambah lagi. Kali ini kembali ada warga Jembrana yang dinyatakan positif terjangkit covid-19. Bahkan ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang membawa hasil rapid test positif dari negara tempatnya bekerja.
 
Berdasarkan data yang diperoleh dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana Jumat (10/4) sore, kasus positif covid19 di Jembrana kembali bertambah satu orang. Namun penambahan itu hasil tracking Gugus Tugas Provinsi Bali. Hingga Jumat kemarin sudah lima orang PDP yang statusnya menjadi pasien positif corona. Sejak awal warga Jembrana yang tinggal di Denpasar ini memang tidak sempat dirawat di RSU Negara, namun menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar.
 
Humas Gugus Tugas Percepatan  Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha,MPH Jumat kemarin mengatakan pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. “Pasien positif kelima ini  warga ber-KTP Jembrana tinggal lama di Denpasar. Saat ini tengah dirawat di RSUP Sanglah . Riwayatnya pernah bepergian keluar negeri,“ terangnya. Begitupula jumlah PDP di Jembrana juga kembali bertambah dibandingkan data hari sebelumnya yakni bertambah tiga PDP.
 
Seluruh PDP menurutnya memiliki riwayat perjalanan keluar negeri. Hingga Jumat kemarin total jumlah PDP warga Jembrana sudah 11 orang. Ia menjelasakan, penambahan PDP pertama dari Kecamatan Pekutatan, hasil screening Tim Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid 19 Provinsi Bali di Bandara Ngurah Rai. “Saat ini tengah diisolasi di RS PTN Unud” ujarnya. Bahkan penambahan PDP Kedua dari Kecamatan Melaya diakuinya datang dengan membawa hasil Rapid test positif di tempat bekerja sebelumnya.
 
Sedangkan penambahan PDP ketiga menurutnya ditemukan setelah pengembangan hasil tracking dari kasus positif Covid-19 Melaya yang ditemukan sebelumnya. Pasien dari Kecamatan Mendoyo ini juga memiliki  riwayat perjalanan ke Luar Negeri dan saat ini sudah diisolasi di RSU Negara. Namun seluruh PDP ini masih menunggu hasil pemeriksaan swab. “Seluruh PDP masih harus menunggu hasil pemeriksaan swab untuk menentukan status apakah terinfeksi positif atau negatif corona virus,“ terangnya.
 
Sebelumnya juga pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana juga merilis data perkembangan ODP di Jembrana. Secara kumulatif jumlah ODP di Jembrana meningkat . Peningkatan itu hasil penelusuran lebih luas secara intens yang dilakukan jajaran Gugus Tugas bersama tim surveilans terhadap warga yang memiliki riwayat perjalanan atau baru datang dari daerah terjangkit (zona merah). Hingga Kamis ( 9/4) pukul 14.00 wita jumlah ODP meningkat 11 orang dari sebelumnya atau sudah menjadi 119 orang.
 
“Tambahan ODP ini semuanya domestik. Ada datang dari Jawa dan juga baru pulang dari Denpasar,” ujarnya.  Dalam proses surveilan itu, pihaknya  rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan warga ODP, termasuk riwayat atau jejak bepergian dalam dua minggu terakhir. “Masyarakat yang banyak membantu kegiatan surveilans dengan memberikan laporan warga  yang baru datang. Peran Satgas Gotong Royong di desa juga cukup penting, membantu sosialisasi dan pencegahan penyebaran covid-19,” tandasnya.