Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika Ajak Masyarakat Gali Terus Ilmu Pengetahuan

gubernur
SEMBAHYANG BERSAMA - Gubernur Made Mangku Pastika didampingi istri serta pejabat di lingkungan Pemprov Bali saat mengikuti persembahyangan bersama serangkaian perayaan Hari Raya Saraswati di Pura Pusering Praja Mandala Kantor Gubernur Bali, Sabtu (25/6) lalu.

Denpasar, Bali Tribune

Hari Raya Saraswati yang jatuh setiap 210 hari sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Watugunung sangat penting artinya bagi umat Hindu. Tidak hanya dimaknai dengan melaksanakan sembah bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam perwujudan-Nya sebagai Sang Hyang Aji Saraswati, namun lebih dimaknai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan terutama pengetahuan suci weda yang patut menjadi pedoman bagi kita semua untuk kemudian menggali ilmu pengetahuan guna menghadapi tantangan dalam kehidupan yang semakin keras ini.

Hal ini disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam dharma wacana serangkaian persembahyangan bersama Hari Raya Saraswati yang berlangsung di Pura Pusering Praja Mandala Kantor Gubernur Bali, Sabtu (25/6) lalu.

Menurut Pastika, perayaan Hari Raya Saraswati hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk merenungi diri sendiri, agar selalu ingat tujuan dari kehidupan yang dijalani saat ini dan membangun rencana serta implementasi dari tujuan-tujuan tersebut.

“Karena kita memiliki basis intelektual yang cukup, maka kita harus bisa berfikir siapa diri kita, dimana kita, apa tujuan kita, apa kemampuan kita dan apa kelebihan kita. Dimana kesadaran-kesadaran itu penting untuk menyusun rencana dalam mengimplementasikan kehidupan ini”, ujar orang nomor satu di Bali tersebut.

Gubernur Pastika juga menghimbau, perayaan Hari Raya Saraswati hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai simbolisasi semata namun, lebih dimanfaatkan untuk mensucikan atau mengenang kembali betapa pentingnya ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia.

“Sebagai seorang intelektual kita harus terus memperdalam dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan tidak pernah berhenti untuk belajar menggunakan kesempatan dalam memperbaharui pengetahuan yang dimiliki,” ujar Pastika. Sehingga dalam perkembangannya, pengetahuan yang dimiliki dapat diwariskan kepada anak-cucu generasi selanjutnya, untuk itulah dikatakan bahwa ilmu pengetahuan tersebut tidak pernah putus dan terus berputar seperti lambang genitri yang disimbolkan pada Dewi Saraswati,”paparnya.

Dia menambahkan, hendaknya seluruh insan yang ada dalam kehidupan ini tidak merasa puas dengan pengetahuan yang dimiliki saat ini saja sebaliknya, mereka terus menggali potensi diri yang ada hingga kesempatan untuk menuntut ilmu tidak ada lagi.

Pada persembahyangan itu, seluruh prosesi dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Pemaron Mandhara dari Griya Kusumayati, Yangbatu, Denpasar. Selain Gubernur Pastika disertai Ny.Ayu Pastika, hadir pula Wabup Ketut Sudikerta dan istri serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Bali.

wartawan
rls
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.