Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran Pasca ”Refocusing”, Komisi II DPRD Badung Gelar Raker dengan 7 OPD

Bali Tribune/ PIMPINAN OPD - Komisi II DPRD Badung saat berfoto bersama dengan pimpinan OPD usai menggelar rapat kerja, Senin (15/6/2020).
Balitribune.co.id | Mangupura - Komisi II DPRD Badung di bawah komando Ketua Komisi Gusti Anom Gumanti, Senin (15/6), menggelar rapat kerja (raker) dengan tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Badung. Ketujuh OPD tersebut adalah Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta Dinas Perumahan dan Permukiman.
 
Selain Anom Gumanti, acara ini dihadiri anggota Komisi II lainnya seperti Nyoman Dirgayusa, Made Wijaya, Wayan Luwir Wiyana, Gusti Lanang Umbara, IB Argapatra, Inda Trimafo, Nyoman Karyana dan Sekwan Gusti Agung Made Wardika. 
 
Dari pihak eksekutif, semua kepala dinas hadir yakni Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Made Widiana, Kadis Perhubungan AA Rai Yudha Darma, Kadis  Kominfo GN Jaya Saputra, Kadis Pertanian dan Pangan Wayan Wijana, Kadis Perikanan Nyoman Suardana, Kadis LHK Wayan Puja dan Kadis Perkim AA Ngurah Bayu Kumara.
 
Ketua Komisi II Gusti Anom Gumanti saat membuka raker yang berlangsung di lantai III gedung Dewan itu menyatakan, raker digelar untuk melaksanakan fungsi Dewan terutama fungsi kontrol. Komisi II melakukan pengawasan atau kontrol tentang efektivitas dan produktivitas anggaran agar tepat sasaran di tengah pandemi Covid-19. 
 
“Ini terutama setelah dilakukan realokasi dan refocusing anggaran kepada OPD,” ujar politisi PDIP asal Kuta tersebut.
 
Pada kesempatan itu, hampir semua OPD melaporkan rasionalisasi anggaran yang ada di OPD masing-masing. Misalnya Dinas Pertanian dan Pangan melaporkan rasionalisasi yang dialami dari Rp 44,8 miliar menjadi hanya Rp 15,4 miliar. “Terjadi rasionalisasi hampir Rp 29,3 miliar,” katanya.
 
Demikian juga di Dinas Perikanan dari anggaran awal Rp 11,4 miliar dirasionalisasi menjadi hanya Rp1,6 miliar. “Dengan anggaran sebesar ini, kami hanya bisa melaksanakan kegiatan rutin,” ujar Suardana.
 
Demikian juga untuk Dinas LHK. Anggaran awal, kata Wayan Puja, tercatat Rp 157 miliar dirasionalisasi menjadi hanya Rp 82 miliar. Dana ini digunakan untuk upah Rp 33 miliar dan sisanya untuk operasional rutin dan pemeliharaan alat berat. 
 
“Program mandiri sampah seperti TPS 3R di desa atau kelurahan belum bisa berjalan,” katanya.
 
Hal sama terjadi di Dinas Perkim. Dari anggaran awal Rp 67 miliar lebih direfokusing menjadi hanya Rp19,2 miliar. “Karena itu, banyak program termasuk pokir Dewan belum bisa kami laksanakan,” tegasnya.
 
Anggota Komisi II Nyoman Dirgayusa pada kesempatan itu berharap Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan memanfaatkan koperasi sekunder Jagadhita sebagai konsultan bagi koperasi primer di Badung.
 
Setelah itu, akan ada pemeringkatan dan Badung bisa memberikan bantuan berupa stimulus dari hasil pemeringkatan tersebut. Dia pun menyarankan agar produk-produk pertanian bisa memberikan nilai tambah berupa produk kuliner yang bisa mendukung bangkitnya pariwisata ke depan.
 
Anggota lainnya Made Wijaya mempertanyakan ketahanan pangan di saat pandemi Covid-19. “Pasar murah pun belum bisa dilaksanakan,” katanya sembari berharap dinas terkait memikirkan hal ini terutama ketahanan pangan ke depan.
 
Anggota lainnya Wayan Luwir Wiyana mempertanyakan ada koperasi yang belum mengantongi NPWP.  Dengan begitu, NPWP ini menjadi kendala untuk koperasi memperoleh stimulus. Terkait LHK, Luwir meminta OPD ini mulai memikirkan taman-taman dan kebersihan menjelang new normal yang akan berlaku dalam waktu dekat.
 
Anggota lainnya GL Umbara banyak menyoroti soal pertanian. Dia meminta Dinas Pertanian serius memperhatikan kebutuhan pertanian agar petani bangga menjadi petani seperti visi Bupati Giri Prasta.
 
Sementara Inda Trimafo menyoroti banyak produk pertanian yang terbuang percuma karena pariwisata mati suri. “Ini harus menjadi perhatian kita bersama sehingga petani tidak dirugikan,” katanya.
 
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Untuk menjaga phisical distancing, Komisi II berfoto bergantian dengan tiap OPD. 
wartawan
I Made Darna
Category

Perkuat Kepedulian Sosial, Astra Motor Bali Salurkan 280 Paket Qurban kepada Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Astra Motor Bali melalui Ikatan Karyawan Astra Motor (IKA) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Satu HATI IKA Peduli” pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gudang One Gate Astra Motor ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus implementasi nyata nilai sosial perusahaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semangat Berbagi, Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H

balitribune.co.id | Jakarta - Sejalan dengan momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui program CSR Sambungkan Senyuman di berbagai wilayah Indonesia yang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata.

Baca Selengkapnya icon click

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.