Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan Tidak Ada Bantuan Lewat Terus

Bali Tribune/ DIDAMPINGI - Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi pimpinan DPRD Gianyar.
Balitribune.co.id | Gianyar - Seluruh warga Gianyar dipastikàn mendapat bantuan akibat dampak pandemi Covid-19. Karena itu, 28 ribu paket sembako yang disiapkan akan hanya untuk KK berdampak yang selama ini belum kebagian. Bagi masyarakat yang tidak masuk daftar penerima bantuan dipastikan adalah KK yang masuk katagori mapan sesui penilaian di desanya masing-masing. 
 
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan itu, Senin (13/7). Didampingi pimpinan DPRD Gianyar, Bupati Mahayastra menyebutkan pembagian sembako ini merupakan upaya Pemkab Gianyar atas usulan DPRD Gianyar terkait adanya polemik di masyarakat. Karena itu, pendataannya pun kini terus diupdate sebelum pelaksanaannya. Dimana KK yang menerima sembako ini adalah KK yang sebelumnya memang belum pernah mendapat bantuan. Sehingga tidak hanya mereka yang sudah menerima bantuan sembako dari Pemerintah, termasuk pula penerima BLT, BST, stimulus, BHKH dan lainnya tidak bis amendapat bantuan sembako ini. "Kami tidak ingin ada istilah Bantuan Lewat Terus yang kerap diplesetkan dari singkatan BLT. Kalaupun ada warga yang tidak dapat, berarti warga bersangkutan memang tidak masuk dalam daftar tercecer atau memang tidak masuk katagori keluarga kurang mapan yang terdampak sesuai keputusan di masing-masing desa. Jadi , barometer mapan dan tidaknya  ada di desa berdasarkan musdessus," ungkapnya.
 
Mengenai persiapan Bupati Mahayastra juga megaku sudah melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipai terjadi peyimpangan. Karena  setiap satu paket sembako bernilai sekitar Rp 400.000 yang berisi beras 25 kg, gula, kopi, susu dan sabun mandi.  “Kalau ada ketimpangan misalnya beras 25 kg namuan hanya diterima 24 kg, pihak penyedia dipastikan akan bertanggunjawab secara hukum,” tegasnya.
 
Permasalahan yang timbul dalam pemberian bantuan sebelumnya juga terus devaluasi dan dikomunikasikan. Bahkan dari hasil evaluasi banyak  terjadi salah pengertian antara warga dan prajuru atu aparatur di desa. “Karena itu, untuk menghindari polemik di masyarakat, Pemerintah berupaya memenuhi bantuan masyarakat yang tercecer melalui pembagian sembako tahap kedua ini. Dari laporan pendataan-pandataan yang kami terima, dari 28 .000 sembako yang kami siapkan, ada sekitar 13 ribu  KK kurang mapan yang terdaftar dari laporan  Musdessus di masing-masing desa. Terbanyak di Sukawati mencapai 5 ribu KK, lanjut Gianyar, Ubud dan seterusnya. Jadi yang belum dapat pasti terdata sebagai penerima sembako ini. Kalau tidak terdaftar tentunya tidak masuk dalan daftar KK kurang mapan sebagaimana diputuskan oleh desanya masing-masing,” terangnya.
 
Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta mengungkapkan,  pembagian sembako kali ini adalah langkah besar Pemkab Gianyar atas dorongan DPRD Gianyar.  Diakuinya, dalam pelaksanaan membutuhkan kehai-hatian agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan  di masyarakat. Karena itu,  pihak  berharap  semua pihak, khususnya aparatur desa mencermati data perbaikan dan tidak adalah kesan salah menyalahkan. 
 
Sebagaimana diberitakan, untuk tahap kedua Bupati Gianyar, mengelontor sembako yang jumlahnya hingga empat kali lipat lebih banyak. Tidak tanggung-tanggung, anggaran yang dikelaurkan untuk sembako ini mencapai Rp 11 Miliar. Selain KK Miskin, penerima sembako kali ini adalah seluruh masyarakat yang kena dampak Pandemi 19. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Ancaman Kriminalisasi Jurnalis, Desakan Hapus Pasal Bermasalah di UU Pers Menguat

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi kebebasan pers di Bali saat ini dinilai berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Wartawan dilaporkan kerap menghadapi gugatan, surat somasi, hingga tekanan hukum saat menjalankan tugas jurnalistik. Situasi tersebut memicu kekhawatiran serius akan runtuhnya independensi pers akibat maraknya praktik penyensoran diri (self-censorship) di kalangan awak media.

Baca Selengkapnya icon click

Program Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT

balitribune.co.id | Flores - Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut HUT ke-81 RI, Grab Buka “Peluang Tanpa Batas” bagi Mitra lewat Peluncuran GrabAcademy

balitribune.co.id | Jakarta – Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab Indonesia meresmikan “Peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas – Mendorong Mitra Grab Tumbuh dalam Ekosistem UMKM Berkelanjutan” sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant.

Baca Selengkapnya icon click

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.