Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasutri Pembunuh Sekeluarga Siap Ajukan PK

hukuman
Yan Pieter Simatupang, Edy Hartaka dan Mangasi Simangunsong menunjukkan permohonan PK yang akan didaftarkan Senin (30/5) ini.

Denpasar, Bali Tribune

Pasangan suami istri (pasutri) Heru Hendriyanto (25) dan istrinya Putu Anita Sukra Dewi (23) yang mendapat hukuman mati akhirnya mendandatangani surat pernyataan pengajuan Peninjjauan Kembali (PK) atas vonis dari majelis hakim yang diterimanya.

Kuasa hukum dari pasutri tersebut, Edy Hartaka dkk telah resmi menerima kuasa dan mendapat persetujuan dari para terpidana mati ini untuk mengajukan PK yang rencanannya didaftarkan ke bagian Panitera Pidana Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (30/5) hari ini.

Sebelumnya, pasutri Heru dan Anita ini menandatangani surat pernyataan siap dieksekusi mati jika sebulan sejak 8 April 2016 tidak mengajukan PK. Surat pernyataan itu telah dibawa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. “Jadi kalau sampai 8 Mei tidak mengajukan PK, maka mereka akan masuk daftar eksekusi mati selanjutnya,” jelas Edy didampingi tim kuasa hukum lainnya, Mangasi Simangunsong dan Yan Pieter Simatupang, Minggu (29/5).

Namun surat pernyataan tersebut akhirnya gugur setelah pihaknya menyatakan kesiapannya mengajukan PK yang sudah ditanda tangani kedua pasutri ini. “Jadi kami sudah berkoordinasi dengan tim jaksa untuk mengajukan PK. Besok (Senin hari ini,-red) sudah siap dan akan segera kami daftarkan ke PN Denpasar,” tegas Edy.

Edy mengatakan sudah sempat menemui pasutri terpidana mati ini di Lapas Karangasem pada Jumat (27/5). Dalam pertemuan tersebut, Edy juga mengajak orang tua Anita yang sudah hampir satu tahun tidak bertemu. “Waktu ketemu, mereka (orang tua Anita,-red) langsung menangis karena mendengar anaknya akan dieksekusi mati. Tapi sudah kami jelaskan, dan mereka menjadi agak tenang,” beber Edy.

Ditanya terkait PK dua terpidana lainnya dalam kasus ini, yaitu Abdul Kodir dan Syafa’at, Edy mengaku belum melakukan koordinasi. Alasannya, kedua terpidana mati ini ditahan di Lapas Porong Sidoarjo Jawa Timur (Jatim). “Kami agak kesulitan karena keduanya berada di Lapas Porong. Tapi setelah PK untuk Heru dan Anita ini diajukan, kami akan berusaha melakukan koordinasi pengajuan PK untuk Abdul Kodir dan Syafa’at,” tegas Edy.

Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU) IGN Wirayoga yang hendak diminta konfirmasinya Minggu (29/5), belum bisa. Sebagaimana diberitakan, Mahkamah Agung (MA) memvonis mati untuk pasutri Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi karena terbukti sebagai otak dalam pembunuhan terhadap satu keluarga di Perumahan Kampial Residen, Kuta Selatan Badung pada 16 Februari 2014.

Putusan MA ini diputus oleh Mayjen (Purn) Imron Anwari sebagai ketua majelis hakim, bersama anggota majelis hakim Prof Dr Gayus Lumbuun dan Dr Salman Luthan sebagai anggota. Vonis yang untuk perkara 675 K/PID/2013 itu diputus pada 11 Juli 2013, isinya menguatkan putusan tingkat PN Denpasar pada 6 November 2012 dan putusan tingkat PT Denpasar pada 7 Januari 2013 yang menghukum mati terhadap Heru dan Anita.

Selain itu, dua teman mereka yakni Abdul Kodir dan Syafa’at yang menjadi eksekutor dalam pembunuhan itu juga divonis mati. Mereka terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga Made Purnabawa (28) dan istrinya Ni Luh Ayu Sri Mahayoni (27) serta anak perempuannya Ni Wayan Risna Ayu Dewi (9) yang selanjutnya jenazah ketiga korban itu dibuang di jurang. ugi

wartawan
soegiarto
Category

Bupati Badung Bersama Gubernur Bali Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Gubernur Bali I Wayan Koster mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam peninjauan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungi Denpasar, Menteri LH Puji Pengolahan Sampah Berbasis Sumber di Banjar Adat Saraswati

balitribune.co.id | Denpasar - Sistem pengolahan sampah berbasis sumber di lingkungan Banjar Adat Saraswati, Desa Kesiman Petilan, diharapkan bisa menjadi percontohan bagi banjar-banjar lainnya yang ada di Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan kunjungan ke Banjar Saraswati, Desa Kesiman Petilan, Kamis (5/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa

balitribune.co.id | Bekasi – Di balik upaya memberikan kualitas layanan kesehatan terbaik bagi sekitar 4.000 warga Desa Sukamukti di Kecamatan Bojongmangu, Jawa Barat, ada 30 sosok kader kesehatan yang bekerja dengan sepenuh hati melayani masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Kibarkan Merah Putih di Thailand, Bintang Pranata Sukma Raih Podium Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda Indonesia tampil kompetitif pada putaran pertama ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram Thailand Sabtu dan Minggu, 28 Februari-1 Maret 2026. Kegigihan para pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) ini jelas terlihat. Podium ketiga berhasil diraih oleh Bintang Pranata Sukma pada balapan pertama dan posisi kelima dalam balapan kedua. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Implementasikan Harmony Award, Bupati Sanjaya Ajak Umat Tionghoa Terus Berbaur Membangun Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan  - Gemerlap lampion dan atraksi barongsai mewarnai suasana penuh kehangatan di kawasan vihara saat umat dan masyarakat bersama-sama menutup rangkaian perayaan Imlek 2026. Lebih dari sekadar perayaan budaya, momentum ini menjadi simbol kuatnya harmoni dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Tabanan Targetkan Peningkatan Capaian Kabupaten Layak Anak Tahun 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Instrumen Evaluasi Mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tabanan pada Kamis (5/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.