Pawiba Siagakan 200 Unit Armada Pariwisata Sambut Wisatawan Asing | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 16 Oktober 2021
Diposting : 12 October 2021 19:04
YUE - Bali Tribune
Bali Tribune / Nyoman Sudiarta

balitribune.co.id | Denpasar – Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) telah melakukan sejumlah persiapan menyambut turis asing dari berbagai negara yang diizinkan masuk ke Bali, jika pariwisata di pulau ini dinyatakan dibuka untuk kunjungan internasional sesuai rencana pada 14 Oktober 2014. Demikian disampaikan Ketua Pawiba, Nyoman Sudiarta beberapa waktu lalu di Denpasar.

Adapun persiapan yang telah dilakukan perusahaan-perusahaan angkutan wisata anggota Pawiba, salah satunya melatih sumber daya manusia (SDM) dalam penerapan protokol kesehatan. Terkait armada yang akan menjadi angkutan wisata bagi turis asing ini dikatakan Sudiarta hanya yang telah tersertifikasi protokol berbasis kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE). 

"Pawiba sudah siap-siap menyambut kedatangan wisatawan asing kalau border (perbatasan) Bali sudah dibuka untuk kunjungan internasional, dengan menyiapkan seluruh armada angkutan pariwisata yang ada di perusahaan masing-masing. Kami siapkan seluruh armada yang tersisa dan yang siap jalan di perusahaan masing-masing," ungkapnya. 

Ia menegaskan, seluruh SDM yang bertugas melayani wisatawan wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pawiba telah menyiagakan ratusan armada pariwisata untuk mengantarkan wisatawan asing ke hotel karantina maupun ke tempat-tempat wisata. 

"Armada yang disiapkan disesuaikan dengan jumlah kedatangan turis asing. Terkiat standar protokol kesehatan sudah dilengkapi oleh perusahaan masing-masing berdasarkan sertifikat CHSE yang dimiliki," ucap Sudiarta. 

Penerapan protokol kesehatan yang wajib dilakukan saat mengantar dan menjemput wisatawan diantaranya, sebelum masuk ke bus dilakukan pengecekan suhu badan,  hand sanitizer, tempat duduk yang digunakan maksimum 70% dari kapasitas. Hal itu sesuai arahan pemerintah, serta setiap bagasi dan kendaraan selalu didisinfektan. 

"Armada yang disiapkan 200 unit bus pariwisata ada tipe medium, mikro bus dan besar dari kapasitas mulai 14 sampai 45 tempat duduk. Namun hanya bisa digunakan 70%nya," sebutnya.