Diposting : 9 June 2016 12:36
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
PBB
Made Muliawan Arya (De Gajah) memberikan sembako kepada warga pada pasar murah yang digelar PBB bersama AGP, Rabu (8/6) di Balai Banjar Bhuana Sari, Perumnas Tegal Kertha, Monang-Maning, Denpasar.

Denpasar, Bali Tribune

Pemuda Bali Bersatu (PBB) bersama Arta Graha Peduli (AGP) menggelar pasar murah di Banjar Bhuana Sari, Perumnas Tegal Kertha, Monang-Maning, Denpasar, Rabu (8/6). Sebanyak 2000 paket sembako habis terjual pada pasar murah yang diperuntukan bagi warga kurang mampu ini.

Pantauan di lapangan, pasar murah ini sangat diminati warga. Sejak pasar murah dibuka sekitar pukul 09.00 Wita, ratusan warga Banjar Bhuana Sari dan sekitarnya sudah nampak memadati Balai Banjar setempat.

Bahkan mereka rela berdesak-desakan dan mengantri untuk mendapatkan  satu bungkus sembako yang berisikan dua kilogram beras, satu kilogram gula, satu bungkus minyak goreng, dan tiga bungkus mi instan dengan harga Rp25 ribu. Hingga pukul 13.00 Wita, 2000 paket sembako yang disediakan sudah ludes terjual.

Ketua Harian Pemuda Bali Bersatu (PBB), Made Muliawan Arya (De Gajah), mengatakan, kegiatan pasar murah ini untuk membantu masyarakat, dimana menjelang hari raya seperti idul fitri harga-harga termasuk sembako mengalami kenaikan. Selain itu, kegiatan pasar murah ini juga sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam rangka HUT Pemuda Bali Bersatu (PBB) yang jatuh pada 1 Juni lalu.

“Pada pasar murah ini kami menyasar warga yang memiliki daya beli yang masih rendah yang perekonomiannya menengah ke bawah. Hanya ingin membantu meringankan beban mereka meski itu sedikit,” kata De Gajah di sela-sela kegiatan.

Dikatakan, pasar murah yang digelar untuk keempat kalinya ini, pihaknya tetap bekerjasama dengan Arta Graha Peduli untuk menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat. “Kita dorong supaya tidak pemerintah saja yang peduli kepada masyarakat, namun pihak pengusaha agar juga ikut terlibat dan wajib peduli kepada masyarakat sekitarnya,” tambah pria yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini.

Koordinator Pasar Murah AGP Wilayah Bali – Lombok, Pandu Djojoadisoeprapto, mengatakan pihaknya bersama Pemuda Bali Bersatu menyediakan sebanyak 2000 bungkus sembako pada pasar murah kali ini. ”Warga cukup dengan membayar Rp25 ribu. Satu KTP dapat satu kupon untuk mendapatkan satu bungkus sembako. Harganya jauh lebih murah dari harga di pasaran,” jelasnya.

Dikatakan, Pasar Murah digelar di lebih dari 2000 titik lokasi di berbagai kota di seluruh Indonesia. “Minggu pertama Bulan Suci Ramadhan, AGP Wilayah Bali melakukan Pasar Murah Sembako Ramadhan ini di wilayah kota Denpasar sebagai bentuk sosial dalam menanggulangi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasa terjadi. Untuk event Ramadhan kali ini, kami sudah menyiapkan 17.000 paket sembako yang akan kami sebar ke beberapa titik di wilayah Bali dan Lombok” ujar Pandu Djojoadisoeprapto.

Dikatakan Pandu, seluruh jajaran Artha Graha Network bersama Artha Graha Peduli terjun langsung dan terlibat dalam setiap kegiatan Operasi Pasar dan Pasar Murah, mulai dari penyiapan logistik, pengepakan, hingga pendistribusian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat terbentuk jalinan silaturahmi jangka panjang yang dapat dilanjutkan dengan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujar Pandu Djojoadisoeprapto.