Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PBB Disarankan Sasar Krama Bali dan Kaum Milenial

Bali Tribune / KONSOLIDASI - Sekjend DPP PBB Arfiansyah Ferry Noor bersama Wakil Ketua Umum Sukmo Harsono, saat menghadiri rapat konsolidasi di Bali.

balitribune.co.id | Denpasar - DPP Partai Bulan Bintang (PBB) menyarankan pengurus DPW PBB Provinsi Bali untuk lebih banyak merekrut krama Bali serta kaum milenial sebagai kader. Jika tidak, PBB akan sulit untuk bersaing dengan dominasi partai besar di Pulau Dewata, khususnya PDI Perjuangan. 

"Pengurus PBB di Bali harus mampu melakukan pendekatan kepada masyarakat asli Bali," kata Sekjen PBB Arfiansyah Ferry Noor, dalam rapat konsolidasi DPW bersama DPC PBB se-Bali, di Harris Hotel Rivervew Kuta, Badung, Rabu (26/2/2020). 

Menurut dia, pada Pemilu 2019 lalu, PBB bahkan hanya memperoleh 1.600 suara di Bali. Selain minim suara, perekrutan kader partai juga sangat sulit di sembilan kabupaten dan kota yang ada. Karena itu, perlu langkah-langkah strategis, terutama dalam menghadapi verifikasi partai politik untuk bisa lolos sebagai peserta Pemilu 2024. 

Ia berpandangan, pendekatan dengan krama Bali hingga kaum milenial, tentu akan membantu perjalanan partai ke depan. Apalagi, hal tersebut juga sudah dilakukan oleh pengurus di daerah lain, seperti DPW PBB Provinsi Papua dan Nusa Tenggara Timur. 

"DPW Papua dan NTT merekrut masyarakat lokal dari berbagai suku dan agama, sehingga lebih memudahkan PBB melakukan pengkaderan dan mengajak mereka duduk dalam struktur partai. Dengan cara itu, di Papua dan NTT, partai PBB banyak meloloskan kadernya di legislatif tingkat kabupaten dan kota," jelas Noor, yang hadir bersama Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi DPP PBB Sukmo Harsono.

Pihaknya berharap, DPW dan DPC PBB di Bali bisa melakukan hal yang sama. Hanya dengan begitu, PBB bisa lolos verifikasi dan bisa ikut Pemilu 2024 mendatang. 

Noor menambahkan, persoalan dana memang menjadi masalah lain yang juga dihadapi. Karena itu, pengelolaan partai diserahkan kepada kader-kader yang loyal membesarkan partai. Namun khusus untuk verifikasi partai oleh KPU, DPP PBB akan tetap membantu pendanaan. 

Lantaran sulitnya pendanaan, DPP juga telah memutuskan ketua DPW di tingkat provinsi dilakukan melalui penunjukan oleh DPP. "Jadi tidak ada pemilihan, melainkan ketua DPW akan ditunjuk langsung oleh DPP," tegasnya.

Atas dasar itu pula, DPP PBB mempercayakan Shalahuddin Jamil sebagai ketua DPW PBB Provinsi Bali untuk periode lima tahun ke depan. Ketua DPW yang baru, diharapkan bisa meniru keberhasilan di DPW Papua dan NTT. Dengan demikian, PBB bisa lolos ikut Pemilu mendatang. 

"Tetapi persyaratan (menjadi peserta Pemili) kita belum tahu. Kalau persyaratan semakin berat diatur dan disepakati, maka semua kader PBB harus bekerja keras," tandas Noor. 

Sementara Shalahuddin Jamil, meski belum mengantongi rekomendasi dari DPP untuk memimpin PBB di Bali, berjanji akan menjalankan amanat  partai. Salah satunya, merekrut masyarakat Bali untuk diajak bergabung bersama PBB. Bukan saja dari umat muslim, namun umat Hindu dan Kristen juga akan didekati.

"Partai PBB memang berazaskan partai Islam. Akan tetapi perjuangannya bersama-sama memperjuangkan rakyat menuju Indonesia maju dalam bingkai NKRI dan Pancasila," ucapnya. 

Sebagai langkah awal dan strategi yang akan diterapkan, pihaknya akan merekrut kaum milenial yang sekarang ini sedang menjadi trend. Apalagi, semua partai juga ikut menggarap kaum milenial. "Kita akan dekati kaum milenial di Bali untuk membesarkan PBB," tegasnya. 

wartawan
San Edison
Category

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.