Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PD Pasar Denpasar Terapkan E-Retribusi


RETRIBUSI ELEKTRONIK - Direktur Utama PD Pasar, IB. Kompyang Wiranata dengan Plt. Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma melakukan penandatanganan kerjasama penerapan E-BOP di Pasar Ketapian Denpasar, Senin (3/12).

 BALI TRIBUNE - Pemerintah Kota Denpasar melalui PD Pasar Kota Denpasar mulai menerapkan E-BOP (Elektronik Biaya Operasional Pasar) untuk para pedagang pasar. Penerapan e-restribusi ini dilaksanakan guna memaksimalkan pendapatan dari bidang pungutan sewa dan biaya operasional pasar.  Penerapan E-BOP kali ini dilaksanakan di tiga pasar, yakni Pasar Ketapian, Pasar Gunung Agung, dan Pasar Kumbasari yang ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Direktur Utama PD Pasar, IB. Kompyang Wiranata dengan Plt. Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di Pasar Ketapian Denpasar, Senin (3/12). Direktur Utama PD Pasar, IB. Kompyang Wiranata mengatakan, sebagai langkah awal penerapan E-BOP ini dilaksanakan di tiga pasar. Di antaranya Pasar Ketapian, Pasar Gunung Agung, dan Pasar Lokitasari. “Target kita , di awal tahun 2019 mendatang, seluruh pasar yakni 16 pasar yang dikelola PD Pasar sudah bisa menerapkan E-BOP ini dan saat ini sedang singkronisasi data dengan BPD,”kata Kompyang Wiranata. Dikatakan, melalui penerapan teknologi ini pihaknya berharap perolehan retribusi PD Pasar akan semakin meningkat. Karena dengan cara ini perolehan retribusi bisa lebih maksimal. Selain itu, ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat melalui Permendagri No. 13 Tahun 2016 tentang pemabayaran Non Tunai. “Dengan adanya E-BOP kami berharap kedepan pungutan pasar akan berdapak positif terhadap ketepatan waktu karena auto debet dan yang paling penting adalah menjegah kebocoran pungutan,” harap Kompyang Wiranata. Lebih lanjut Kompyang Wiranata mengatakan penerapan E-BOP ini juga akan diterapkan di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari untuk mendukung program Bapak Walikota yaitu menjadikan Pasar Badung dan Kumbasari sebagai kawasan Smart Heritage Market dan saat ini juga telah disiapkan parkir elektronik yang juga akan dipadukan dengan penerapan system pungatan lainnya seperti e-pungutan sampah, e-pungutan toilet dan pungutan lainnya. Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik kerjasama yang telah dilakukan ini. Melalui peluncuran E-BOP ini selain meningkatkan pendapatan, E-BOP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sebab, melalui E-BOP, sistem pembayaran dapat dilakukan secara lebih transparan. Lebih lanjut, Rai Mantra mengatakan bahwa E-BOP yang di-launching di Pasar Ketapian ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar kepada pemerintah pusat untuk memaksimalkan pembayaran non tunai.  “Ini juga untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Kedepan  kami berharap pedagang bisa memanfaatkan ini dengan baik dalam upaya membangun pasar tradisonal yang tentunya dapat meningkatkan sektor ekonomi kerakyatan,” ujar Rai Mantra.  Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga turut menerima bantuan tempat sampah dari BPD Bali dan menyerahkan tas belanja sembari meninjau para pedagang pasar dan mengajak seluruh masyarakat  serta pedagang untuk tidak menggunakan kantong plastik.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.