PDAM Setor Keuntungan Ratusan Juta ke Kas Daerah | Bali Tribune
Diposting : 11 December 2020 07:38
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/Dewa Gde Ratno Suparso Mesi
Balitribune.co.id |  Bangli - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli menyetor keuntungan sebesar Rp 876.783.862 ke kas daerah. Keuntungan yang disetor 55 persen dari total keuntungan yang diraih PDAM Bangli ditahun 2019. Diektur PDAM Bangli Dewa Gde Ratno Suparso Mesi mengatakan berdarkan hasil audit untuk tahun 2019 yang dilaksanakan tahun 2020, PDAM Bangli meraih keuntungan Rp 1.594.152.472.
 
Mengacu Perda 21 tahun 2001 tentang perusahan daerah air minum, dari keuntungan tersebut 55 persenya di setorkan ke kas daerah. Dari 55 persen keuntungan yang disetor 30 persen pemanfaatanya untuk pembangunan daerah dan 25 persen untuk anggaran belanja. ”Apa yang kami lakukan adalah sebagai bentuk profisionlisme pengelolaan managerial PDAM,” ujar Dewa Gde Ratno Suparso Mesi, Kamis (10/12).
 
Sementara pendapatan PDAM dari dua sumber yakni air (rekening air) dan non air (sambungan baru dan bunga bank). Lantas terkait keuntungan tahun 2020, kata Dewa Suparso Mesi terasumsi menurun, namun demikian dari sisi pendapatan  ada peningkatan, dimana  tahun 2019 sebesar Rp 25 Miliar dan ditahun 2020 Rp 27 Miliar. ”Ada peningkatan pendapatan sebesar 2 miliar dari tahun 2019,” sebutnya.
 
Kata Dewa Suparso Mesi, lantas kenapa keuntungan menurun sementara disalah sisi pendapatan meningkat, hal ini dikarenakan situasi pandemic Covid- 19.  “Sebagai perusahan daerah PDAM Bangli di ikut sertakan dalam percepatan penanganan Covid-19,” ungkapnya. 
 
Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah melakukan gebyar ,penyedian sarana prasarana prokes kesehatan (menyediakan tempat cuci tangan di beberpa titik) dan kegiatan lainnya. ”Kegiatan Gebyar saja menyedot anggaran Rp 1 Miliar,” jelasnya.