Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PDAM Tingkatkan Kualitas Layanan, Tambah Reservoar di Puspem, Labuan Sait dan Kampial

Bali Tribune /RESERVOAR - Dirut Perumda Tirta Mangutama I Wayan Suyasa (kanan) dan Dirum Made Sugita saat memberi keterangan terkait penambahan reservoir.





balitribune.co.id | Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama atau yang dikenal PDAM Badung bakal menambah sejumlah reservoar untuk menambah jangkauannya ke pelanggan. Biaya dari pembangunan resevoar ini berasal dari penyertaan modal Pemkab Badung.

Direktur Utama PDAM Badung I Wayan Suyasa menyatakan penambahan reservoar ini sangat diperlukan mengingat jumlah pelanggan PDAM semakin bertambah. Pembangunan reservaor akan diperbanyak di daerah perbukitan seperti di daerah Badung Selatan.

Menurut Suyasa selama ini wilayah Badung Selatan seperti Pecatu, Jimbaran dan sekitarnya sering mengalami masalah air karena terbatasnya penampungan air untuk wilayah itu.

Dengan adanya tambahan reservoar ini maka pihaknya optimis layanan air akan lebih maksimal.

“Kami sudah mohon dana ke pemerintah daerah untuk penyertaan modal. Nanti kami gunakan untuk membangun reservoar,” ujarnya didampingi Direktur Umum I Made Sugita di Kuta, Rabu (22/11/2023).

Daerah yang paling urgent ditambahkan reservoar adalah pusat ibukota Mangupura dan daerah Badung Selatan.

“Kami akan bangun reservaor di Labuan Saitu, Kampial dan satunya di Puspem Badung,” kata Suyasa.
Kok Puspem?

Suyasa yang mantan anggota DPRD Badung ini menyatakan bahwa reservaor juga sangat diperlukan untuk memaksimalkan layanan air di kawasan seputaran Puspem Badung.

Sebab, di kawasan pusat pemerintahan ini kerap mengalami masalah air. Layanan PDAM di sini sering mati karena padatnya pemukiman penduduk.

“Iya, di Puspem kami bangun satu reservoar, karena pemukiman penduduknya mulai padat. Makanya saat pagi karena (air) dipakai bersamaan, airnya mati. Karena memang kapasitasnya kurang,” jelas Suyasa.

Hal yang sama juga terjadi di wilayah Badung Selatan. Selain karena geografi yang berbukit dan menanjak, pemukiman penduduk di wilayah Badung Selatan juga terus bertambah dan menggunakan layanan PDAM. Selama ini pihaknya hanya mengandalkan satu reservoar yang ada di Pecatu, sehingga tidak mampu menjangkau seluruh wilayah di sekitarnya.

“Kalau di Badung Selatan memang karena faktor geografi dan perumahan yang semakin banyak, sementara kita punya satu reservoar di Pecatu,” katanya.
Selain itu sebagian besar akomodasi wisata di daerah itu juga sudah beralih ke layanan PDAM. Sehingga mau tidak mau pihaknya harus menambah suplai air dan infrastrukturnya.

“Badung Selatan kan daerah pariwisata jadi hotel-hotel dan Bandara di sini sudah memanfaatkan layanan PDAM. Jadi, kami harus siap untuk itu,” tegasnya.
PDAM Badung saat ini telah memiliki sebanyak 77 ribu pelanggan. Dari jumlah itu sebanyak 64 ribu adalah pelanggan kategori rumah tangga, selebihnya baru bisnis seperti Bandara Ngurah Rai dan niaga lainnya.

“Dengan kelas bisnis ini saja kami sebenarnya sudah untung dan bisa mensubsidi kelas rumah tangga. Makanya kami sekarang konsen menggarap ini,” pungkasnya.

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.