Pedagang Pasar Seni Guwang Harap Solusi Bukan Imbauan | Bali Tribune
Diposting : 6 December 2021 01:12
ATA - Bali Tribune
Bali Tribune/ MENUNGGU - Pedagang pasar seni Guwang saat menunggu kedatangan Wapres Ma'ruf Amin, Minggu

balitribune.co.id | Gianyar - Kedatangan Wakil Presiden K. H Ma'ruf Amin ke Pasar Seni Guwang, Sukawati, Minggu(5/12), diharapkan memberi dampak positif.   Karena dua tahun Pandemi Covid-19 , sektor pariwisata yang menjadi andalan perekonomian Bali paling berdampak. Tak terkecuali Pasar Seni Guwang.  Para pedagang pun berharap nantinya ada solusi dari pemerintah, karena selama ini mereka merasa terkungkung dengan imbauan.

Salah seorang pedagang, Cokorda Oka menyebutkan, selama pandemi  kondisi pasar seni setempat sepi pengunjung .  Terlebih dengan pemberlakuan PPKM yang dinilai sangat menohok kondisi mereka. " kami harap denga  kedatangan wapre ini, nantinya  ada solusi, " harapnya.

Lanjutnya,  banyaknya himbaun dan Kebijakan tanpa adanya solusi, yang menjadi penyebab sepinya pariwisata hingga berimbas ke kunjung Pasar Seni Guwang.

Sebelum pandemi, Kata Cok Oka, yang banyak berkunjung adalah wisatawan Cina dan lokal. " Selama Pandemi,  wisatawan yang datang kebanyakan domestik. Satau dua dari cina, " ungkapnya.

Para pedagang pun berharap, pelancong yang sedang berkujung ke Bali, ikut sertalah melihat pasar seni.  Agar situasi bisa kembali normal. "orang nomer 2 aja bernikesini, apa lagi masyarakat biasa. Artinya pasar kita layak untuk dikunjungi. Protokol kesehatan dan kebersihan sudah siap," harapnya.

Sementara Bupati Mahayastra usai mendampingi wapres Ma'ruf Amin,  berterimaksih kepada wapres lantaran disela kegiatannya masih sempat mekirkan kondisi pariwisata Bali khusunya Gianyar. "melihat kondisi Bali, salah satu indikatornya adalah kunjungan di pasar seni ini. Bagaimana, saat ini cukup bagus, seperti laporan bapak gubenur bahkan hotel-hotel sudah penuh bookingan. Langkah-langkah sudah disiapakn, seperti berbagai even, G20, itu perhatian yang luar biasa diberikan oleh pemerintah pusat kepada Bali," ujarnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler