Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pejabat Aselon III Pemkab Gianyar Outbond 6 hari

Bali Tribune/Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah Pejabat Aselon II, kini giliran pejabat eselon III di lingkungan Gianyar berkesempatan mengikuti “Outbond”. Tidak tanggung-tanggung, acara bersukacita dilaksanakan mulai Kamis (21/11) hingga Selasa (26/11) mendatang dengan mamilih dua tempat sekaligus.  Tanpa jeda, setelah di Bedugul, Tabanan,  acaranya nyambung ke Malang, Jatim.

Keterangan yang diterima, Jumat (22/11), pejabat aselon III yang dilibatkan dalam outbond itu adalah  pejabat yang baru dilantik maupun dikukuhkan. Mulai dari  Kepala bagian (kabag), sekretaris dinas (sekdis), kepala bidang (kabid) dan camat. Dalam outbond ini, mengambil dua lokasi dan masing-masing lokasi mengabiskan waktu tiga hari.

Outbond yang mengabiskan waktu relatif lama ini dinilai kelewatan. Sebab, peran eselon III terbilang vital, karena mereka pemimpin teknis di instansinya. Tanpa eselon III, pejabat aselon IV dan staf lainnya yang tugasnya bersentuhan langsung dengan pekerjaan tidak bisa  mengambil sikap tanpa persetujuan dari eselon III. 

Secara terpisah, Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, outbond ini tak hanya bertujuan bersenang-senang. Dalam setiap kegiatan terdapat sejumlah sub yang justru dapat membawa Pemerintahan Gianyar ke arah yang positif. Seperti, kegiatan di Bedugul, digelar dalam berbagai kegiatan indoor dan outdoor, yang bertujuan menjalin keakraban, sehingga nantinya bisa menghasilkan koordinasi yang bagus antar lini. Outbond eselon III ini, kata Wisnu merupakan terusan dari outbond eselon I dan II, yang sebelumnya memberi dampak yang positif. 

Mengenai acara di Malang, ditegaskan hanya naik bus, untuk  efisiensi anggaran. Terkait pekerjaan di instansinya, pihaknya memastikan tidak terganggu. Karena sejak jauh-jauh hari mereka digenjot untuk menyelesaikan setiap pekerjaannya. Terlebih akhir tahun jadi setiap pekerjaan diyakini  sudah tuntas. 

 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Siapkan Penataan Besar Kawasan Kuta, Mulai dari Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Kuta sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali.

 Penataan tersebut meliputi pelebaran trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah, penyediaan kantong parkir hingga pengembangan transportasi publik berbasis listrik.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.