Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelajar Pembobol Toko, Gondol 32 Emas Batangan

Bali Tribune / Penangkapan pelajar Pembobol Toko

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah Hamdi (21) bersama temannya Muhamad Yusril Haeril asal Desa Santong, Kecamatan Terara (20), Kabupaten Lombok Timur yang masih berstatus pelajar, benar-benar  mengejutkan warga Banjar Batuaji, Desa Batubulan, Senin (3/2/) lalu.  Lantaran telah membobol sebuah toko bangunan dan berhasil menggondol 32 emas batangan serta sejumlah uang tunai. Namun sayang belum sempat menikmati hasil curiannya, beberapa jam kemudian tim Opsnal Reskrim  Polsek Sukawati berhasil meringkusnya di wilayah Denpasar Timur.

Dari keterangan yang dihimpun, Selasa (4/2) kemarin, kawanan pelajar asal Lombok ini nekat melakukan aksi pembobolan di toko bangunan Adi Jaya milik I Made Suliadi di Banjar Batuaji, Desa Batubulan,  Sukawati Senin dinihari. Dalam aksinya, kedua pelaku masuk ke dalam toko dengan meloncat tembok. Setelah di dalam toko langsung mencongkel laci-laci tempat penyimpanan uang. Dari laporan korban pelaku berhasil menggondol 32 batang Emas dengan berat total 100 gram beserta uang tunai sebesar Rp 1.000.000.  “Pencurian itu diketahui korban saat hendak buka dan lanjut melapor ke mapolsek," ujar Kanitreskrim Polsek Sukawati, Aiptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun.

Atas  laporan tersebut, pihaknyan langsung melakukan pendalaman serta melaksanakan olah TKP. Hasilnya, ciri-ciri pelaku berhasil dikantongi oleh pihak kepolisian. Hingga akhirnya, kedua orang pelaku yakni Hamdi (21) serta Muhamad Yusril Haeril (20) berhasil diringkus di daerah Denpasar Timur. "Dari ciri ciri para pelaku yang sudah berhasil kami kantongi, kemudian kemarin kami langsung melakukan penangkapan kepada dua orang pelaku tersebut di daerah Denpasar Timur. Mereka kami interograsi dan mengakui perbuatannya, pelaku beserta barang bukti lantas kami bawa ke Mapolsek Sukawati guna pendalaman lebih lanjut," ujar Winangun.

Adapun beberapa barang bukti yang berhasil diamankan petugas pada saat penggeledahan adalah 32 Batang Emas 24 karat, uang tunai senilai Rp 1 Juta rupiah, serta beberapa barang bukti terkait aksi yang dilakukan oleh kedua pelaku.

wartawan
I Nyoman Astana

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.